Breaking News:

Penanganan Covid

Jelang Vaksinasi Covid-19, Kemenkes Harap 430 Ribu Nakes Lakukan Registrasi Ulang

Dinas kesehatan provinsi kabupaten atau kota ingatkan nakes dan SDM kesehatan calon penerima pasien sasaran tahap pertama vaksinasi covid-19

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Petugas kesehatan Puskesmas dibantu petugas kepolisian mengambil Vaksin Covid-19 Sinovac saat didistribusikan di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Jawa Barat, Rabu (13/1/2021). Dinas Kesehatan Kota Bandung mendistribusikan 25 ribu dosis vaksin Covid-19 Sinovac ke 80 puskesmas, 34 rumah sakit serta klinik-klinik di Kota Bandung untuk kebutuhan vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) *** Local Caption *** Pendistribusian Vaksin Covid-19 Sinovac di Instalasi Farmasi Kota Bandung 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan melaporkan sampai hari ini ada 71 ribu tenaga kesehatan dan SDM mendukung kesehatan yang telah melakukan registrasi ulang dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, Anas Ma'ruf menuturkan, pihaknya telah mengirimkan sms blast kepasa 500 ribu nakes dan SDM pendukung kesehatan di 91 kabupaten/kota.

"Saat ini kurang lebih baru sekitar 71.000 yang baru melakukan registrasi dan kita tunggu sampai nanti malam angka terus bergerak terus bergerak dan angka itu dapat kita akses di dalam dashboard," ujarnya dalam konferensi pers "Update SMS Blast Vaksinasi COVID-19" yang digelar virtual, Rabu (13/1/2021).

Ia pun mendorong agar tenaga kesehatan dapat segera melakukan registrasi ulang dalam rangka mensukseskan program vaksinasi nasional ini.

"Dinas kesehatan provinsi kabupaten atau kota supaya mengingatkan kembali nakes dan SDM kesehatan calon penerima pasien sasaran untuk tahap pertama ini untuk segera melakukan registrasi," harap Anas.

Baca juga: Retno Marsudi Terima Kunjungan Menlu Tiongkok Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Kesehatan

Nantinya Anas melanjutkan, jika tidak juga memberikan respon atau melakukan registrasi ulang, maka yang bersangkutan akan didatangi oleh petugas kesehatan yang dibantu TNI/Polri.

"Bagaimana yang tidak akan memberikan respon?. Ya nanti akan didatangi oleh petugas baik itu petugas kesehatan maupun juga dibantu oleh petugas dari TNI Polri, untuk mengecek Mengapa (tidak merespon) misalnya Apakah sudah terima sms atau belum, apakah sedang sakit atau memiliki komorbid," ujarnya.

Diketahui, nakes dan SDM pendukung kesehatan sebagai calon penerima vaksin Covid-19 akan divaksinasi pada 14-15 Januari 2021.

"Kick off vaksinasi COVID-19 sudah dilakukan hari ini, 13 Januari 2021 di Istana Kepresidenan Jakarta. Kemudian antara tanggal 14-15 Januari 2021 dilanjutkan vaksinasi di kabupaten/kota," terang Anas.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved