Breaking News:

Virus Corona

Menlu RI Pimpin Pembahasan Distribusi Vaksin Multilateral COVAX-AMC

(Menlu) Retno Marsudi memimpin pembahasan distribusi vaksin multilateral pada pertemuan COVAX-AMC yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (27/1/2021

dok Kemlu RI
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memimpin pembahasan distribusi vaksin multilateral pada pertemuan COVAX-AMC yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memimpin pembahasan distribusi vaksin multilateral pada pertemuan COVAX-AMC yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (27/1/2021).

Pada pertemuan itu Retno mengatakan akan memastikan akses vaksin tersedia bagi semua negara.

“Seluruh negara, baik maju atau berkembang, di Utara atau Selatan, kecil maupun besar, berkepentingan untuk memastikan akses yang setara bagi semua terhadap vaksin," tegas Menlu Retno dalam keterangannya.

Sekiranya ada 3 prioritas yang disampaikan Menlu pada pertemuan itu yakni terkait transparansi, kepastian, dan solidaritas.

Retno mengatakan akan berkomitmen untuk menjalankan proses yang inklusif dan transparan dalam Engagement Group ini. 

Ia menegaskan bahwa agar vaksin dapat siap dan didistribusikan secara tepat waktu, perlu didapat kepastian mengenai beberapa hal penting, yakni terkait jumlah vaksin yang tersedia, jenis vaksin yang akan diterima, jadwal pengiriman, serta regulasi dan isu-isu penting lainnya.

“Ditekankan kembali bahwa untuk dapat mendukung vaksin multilateral, diperlukan solidaritas dan kerja sama internasional yang solid. Tanpa kepastian akses setara terhadap vaksin bagi semua negara, dunia tidak akan mampu sepenuhnya menanggulangi pandemi,” ujarnya.

Baca juga: Menlu Retno Pastikan Komunikasi dengan Pfizer dan Moderna Masih Terjalin

COVAX AMC sendiri merupakan mekanisme pengadaan dan akses vaksin bagi 92 Negara dan Ekonomi berpenghasilan rendah dan menengah.

COVAX Facility memiliki target pengadaan vaksin bagi 3-20% dari populasi setiap negara AMC, serta akan mendukung kesiapan negara AMC untuk melakukan rencana vaksinasi nasional. 

Retno berharap lewat peran sebagai co-chair, ia dapat substansial berkontribusi mengawal pembahasan strategi, kebijakan, dan kinerja COVAX Facility.

Termasuk untuk memastikan tercapainya penyediaan pasokan dan distribusi vaksin COVID-19 secara cepat dan serentak bagi negara AMC secara gratis, aman dan efektif. 

Menlu Retno memimpin pertemuan tersebut bersama Co-Chairs lainnya yaitu Menteri Kesehatan Ethiopia, Lia Tadesse dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Karina Gould. 

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved