Breaking News:

Virus Corona

Hari Ini Tingkat Hunian RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Turun Ke 50 Persen

Nurrobi mengatakan, tingkat hunian di Wisma Atlet sebenarnya sudah menurun sejak akhir Januari 2021.

Tribunnews/JEPRIMA
Petugas Gugus COVID-19 merapikan tempat untuk isolasi mandiri di Gedung Sasana Krida Karang Taruna RW 03, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2021). Penyediaan ruang isolasi mandiri ini merupakan inisiatif dari warga karna melihat angka kasus positif Covid-19 yang semakin tinggi, menurut Sekretaris RW 03, Kelurahan Pondok Labu, Moch Yahya Gedung ini disiapkan untuk antisipasi bila Wisma Atlet dan rumah sakit rujukan penuh dan Gedung ini memiliki fasilitas lima bed dengan jarak tiap bed dua meter. Kemudian wadah tempat pakaian, sendal jepit, keset, tissue serta hands sanitaiser. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Sekretariat RS Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Kolonel Laut Tjahja Nurrobi menyebut, tingkat hunian di Wisma Atlet mencapai 50 persen pada Selasa (16/2/2021).

Tentunya, angka itu jelas berbeda atau mengalami penurunan dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Hal itu disampaikan Nurrobi saat dialog Update RS Darurat Wisma Atlet: Dampak PPKM Terhadap Tingkat Hunian Rumah Sakit yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (16/2/2021).

"Tingkat hunian mengalami penurunan untuk kasus yang terkonfirmasi. Hari ini pun tingkat hunian bed occupancy rate (BOR) nya sudah hampir 50 persen, itu yang untuk pasien-pasien bergejala," kata Nurrobi.

Nurrobi mengatakan, tingkat hunian di Wisma Atlet sebenarnya sudah menurun sejak akhir Januari 2021.

Ia menyebut, penurunan tingkat hunian RS ini dikarenakan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditambah dengan PPKM mikro yang sedang berlangsung saat ini.

Baca juga: Satgas Covid-19: RSD Wisma Atlet Ditetapkan Jadi Bank Plasma Konvalesen

Meski begitu, Nurrobi menekankan bahwa penurunan tingkat hunian RS tak bisa dijadikan patokan bahwa Covid-19 sudah melandai/turun.

"Wisma Atlet sudah 50 persen, tapi ini belum bisa dipakai sebagai patokan, karena kita di Wisma Atlet ini yang tadinya kita merawat pasien orang tanpa gejala (OTG) plus bergejala, sekarang kan hanya yang bergejala saja," jelasnya.

Diketahui, pada Jumat (22/1/2021), Kepala Sekretariat RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kol. Laut (K) dr Tjahja Nurrobi menerangkan, hingga hari ini tempat tidur di RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet terisi mencapai 82,33 persen.

Di mana dari total tempat tidur yang ada yakni 5.994 unit, kini telah dipakai 4.935 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

"Di Wisma Atlet sendiri saat ini kapasitas tempat tidur melebihi 80 persen per hari ini," ujarnya dalam diskusi virtual KCPEN, Jumat (22/1/2021).

Ia mengatakan, kasus positif terus meningkat sehingga pihaknya memutuskan untuk menyiapkan ruang perawatan di Wisma Atlet Pademangan.

"Tadi malam kita menerima kasus baru sebanyak 350 positif dan yang pulang 185 dan apabila ini terus meningkat maka kita akan menyiapkan Wisma Atlet yang di Pademangan yaitu Tower 8, 9, dan 10 dan ini sudah kita siapkan sejak saat ini," ungkapnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved