Breaking News:

Virus Corona

Pimpinan MPR Ingatkan Pemerintah Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Penyebaran Covid-19 dari Luar Negeri

Lestari Moerdijat meminta pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan testing Covid-19 di pintu-pintu masuk antarnegara. 

Istimewa
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan testing Covid-19 di pintu-pintu masuk antarnegara. 

Menurut perempuan yang kerap disapa Rerie itu peningkatan kewaspadaan tersebut penting untuk mencegah penyebaran virus corona dari negara lain.

"Berita yang menyebutkan ribuan orang tiba di Indonesia positif Covid-19 harus menjadi peringatan bagi kita bersama, disiplin menerapkan testing Covid-19 di bandara dan pelabuhan laut, serta pintu-pintu masuk di perbatasan antarnegara harus terus ditingkatkan," ujar Rerie, kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Rerie merujuk data Satgas Covid-19 pada 28 Desember 2020 hingga 18 Februari 2021 yang mencatat 1.092 WNI dan 122 WNA terkonfirmasi positif Covid-19 saat tiba di Indonesia, meski memegang surat keterangan bebas Covid-19 dari negara asal.

Rerie mengatakan di tengah merebaknya kabar penyebaran Covid-19 jenis baru di sejumlah negara, temuan ribuan surat keterangan bebas Covid-19 yang tidak valid dari para pendatang dari luar negeri itu harus direspons dengan langkah yang serius.

Apalagi, kata dia, di dalam negeri saat ini kita belum sepenuhnya bisa mengendalikan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Meski Sudah Negatif Corona, Ternyata Bisa Terkena Long Covid hingga 6 Bulan, Ini Gejalanya

Menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, mengedepankan sikap kehati-hatian dalam pencegahan penyebaran virus korona di tanah air saat ini sangat diperlukan.

"Jadi kami mengapresiasi sikap pemerintah memangkas jadwal cuti bersama 2021dari sebelumnya tujuh hari menjadi hanya dua hari saja, untuk mencegah pergerakan masyarakat yang berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19," ujarnya. 

Oleh karena itu, Rerie mengatakan segenap lapisan masyarakat dan para pemangku kepentingan harus memiliki pemahaman dan semangat yang sama dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

"Jangan sekali-kali lengah dan mengendorkan konsentrasi kita dalam upaya melawan virus korona, karena bila lengah Covid-19 akan semakin mengancam orang-orang di sekitar kita," kata dia. 

Selain itu, semangat saling peduli dan gotong-royong antarmasyarakat di lingkungan tempat tinggal kita, kata dia, sangat diharapkan agar upaya peningkatan testing, tracing dan treatment (3T) dalam pengendalian Covid-19, yang dicanangkan para pemangku kepentingan bisa berjalan dengan baik.

"Tentu saja disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan sangat diperlukan, agar menjadi norma dalam keseharian masyarakat," tandasnya.
 

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved