Breaking News:

Virus Corona

Varian Baru Covid Muncul Tepat Setahun Pandemi, Ingat Tetap Jaga Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Bertepatan satu tahun pandemi Covid-19 di Indonesia pemerintah menemukan mutasi baru virus Corona atau B117 di Indonesia asal Inggris.

AFP/ANDREW MILLIGAN
Seorang teknisi laboratorium yang mengenakan APD lengkap (alat pelindung diri) membersihkan tabung reaksi yang berisi sampel langsung yang diambil dari orang yang diuji untuk coronavirus baru, di fasilitas Lighthouse Lab baru yang didedikasikan untuk pengujian COVID-19, di Queen Elizabeth University Hospital di Glasgow. Rabu (22 April 2020). Laboratorium adalah bagian dari jaringan fasilitas pengujian diagnostik, bersama dengan situs Lab Lighthouse lainnya di Milton Keynes dan Cheshire, yang akan menguji sampel dari pusat pengujian regional di sekitar Inggris di mana staf NHS dan pekerja garis depan dengan dugaan Infeksi Covid-19 telah dilakukan apusan untuk pengujian. (Foto oleh Andrew Milligan / POOL / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bertepatan satu tahun pandemi Covid-19 di Indonesia, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengumumkan bahwa pemerintah menemukan mutasi baru virus Corona atau B117 di Indonesia asal Inggris.

Hal itu disampaikan Dante dalam acara peringatan satu tahun Covid-19 yang digelar Kemenristek/BRIN, Selasa (2/3/2021).

"Kalau 1 tahun yang lalu kita menemukan kasus 01 dan 02 Covid-19. Tadi malam saya mendapatkan informasi bahwa dalam tepat 1 tahun hari ini, kita menemukan mutasi B117, UK mutation di Indonesia," kata Dante.

Ia mengatakan, dengan temuan mutasi baru ini penanganan pandemi di tanah air kian berat.

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono usai mendaftar untuk disuntik vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) oleh vaksinator di RSCM Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021). Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono seusai disuntikan vaksin berharap tidak ada gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dialaminya. Ini karena vaksin COVID-19 buatan Sinovac sudah melalui serangkaian uji klinik. Tribunnews/Jeprima
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono usai mendaftar untuk disuntik vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) oleh vaksinator di RSCM Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021). Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono seusai disuntikan vaksin berharap tidak ada gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dialaminya. Ini karena vaksin COVID-19 buatan Sinovac sudah melalui serangkaian uji klinik. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

"Ini fresh from the oven baru tadi malam ditemukan dua kasus. artinya Apa? artinya kita akan menghadapi pandemi ini dengan tingkat kesulitan yang semakin berat," katanya.

Temuan tersebut kata dia berdasarkan hasil pemeriksaan 462 sampel strain virus dari seluruh Indonesia.

Pemeriksaan sampel tersebut menggunakan metode Whole Genome Sequence (WGS).

"Refleksi itu akan membuat tantangan baru kita, ke depan untuk lebih mengembangkan proses-proses yang berkaitan dengan riset yang semakin cepat, model-model penanganan yang lebih baik studi studi analitik, karena proses mutasi ini sudah ada di sekitar kita," pungkasnya.

Sejumlah ahli melaporkan varian baru ini memiliki kecepatan penularan yang lebih cepat dari jenis aslinya. Virus strain baru ini pertama kali dilaporkan di Inggris pada akhir tahun lalu.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, strain baru virus corona itu 70 persen lebih menular dibandingkan virus aslinya. Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof dr Zubairi Djoerban mengungkapkan penamaan B117 atau VUI 202012/01 merujuk pada waktu ditemukan virus strain baru ini.

Halaman
1234
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved