Breaking News:

Virus Corona

Reaksi AstraZeneca Saat Banyak Negara Menunda Menggunakan Vaksin Buatannya

Banyak negara yang memutuskan untuk menghentikan sementara penggunaan vaksin AstraZeneca pasca munculnya beberapa kasus pembekuan darah.

Paul ELLIS / AFP
Reaksi AstraZeneca Saat Banyak Negara Menunda Menggunakan Vaksin Buatannya 

"Kami tidak ingin orang panik dan untuk saat ini kami merekomendasikan agar negara-negara terus melakukan vaksinasi dengan AstraZeneca," kata Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan dalam konferensi pers.

Swaminathan menegaskan bahwa hingga saat ini WHO belum menemukan kaitan antara peristiwa pembekuan darah itu dengan vaksin.

"Sejauh ini, kami tidak menemukan hubungan antara kejadian ini dan vaksin. Pada kenyataannya, kejadiannya kurang dari yang diprediksi pada populasi secara umum," kata Swaminathan.

Sebelumnya, pada 11 Maret lalu, European Medicines Agency (EMA) mengatakan bahwa informasi yang tersedia sejauh ini menunjukkan risiko pembekuan darah pada mereka yang divaksinasi 'tidak lebih tinggi dari yang terlihat pada populasi pada umumnya'.

EMA juga menyampaikan bahwa negara-negara Eropa dapat tetap menggunakan vaksin AstraZeneca selama masalah tersebut masih dalam penyelidikan.

"Manfaat vaksin masih lebih besar daripada risikonya," kata EMA.

Sedangkan seorang Profesor Farmako-Epidemiologi di London School of Hygiene and Tropical Medicine, Stephen Evans mengatakan risiko dan manfaat dari vaksin ini masih tergolong seimbang, sehingga masih aman untuk digunakan.

Mengacu pada keputusan penghentian sementara penggunaan vaksin yang dilakukan banyak negara, menurutnya penyelidikan terhadap masalah ini memang harus dilakukan secara hati-hati.

"Ini adalah pendekatan yang sangat hati-hati berdasarkan beberapa laporan yang di Eropa," kata Evans.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved