Breaking News:

Penanganan Covid

Jubir Wapres Minta Publik Paham Vaksinasi Saat Ramadan Tak Akan Batalkan Puasa

Jelang ramadan yang akan jatuh pada bulan April 2021, vaksinasi Covid-19 tetap dilakukan di masyarakat, meskipun dikhawatirkan vaksinasi membatalkan

Tribunnews/JEPRIMA
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pegawai pusat perbelanjaan di Depok Town Square, Depok, Jawa Barat, Selasa (23/3/2021). Dinas Kesehatan Kota Depok mulai melakukan vaksinasi COVID-19 dosis pertama kepada 1.500 orang pegawai pusat perbelanjaan. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang ramadan yang akan jatuh pada bulan April 2021, vaksinasi Covid-19 tetap dilakukan di masyarakat, meskipun dikhawatirkan vaksinasi membatalkan puasa.

Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi kembali menegaskan bahwa vaksinasi di bulan puasa tak akan membatalkan ibadah puasa.

"Vaksin itu masuk tidak di lubang yang memang manusia diciptakan oleh Allah ada lubang-lubang tertentu. Misalnya lubang mulut, kalau itu memang membatalkan puasa sementara vaksin ini kan tidak," kata Masduki dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Rabu (24/3/2021).

Masyarakat, menurur Masduki, perlu diberitahu secara jelas soal ini, sehingga keraguan untuk divaksin saat bulan puasa bisa hilang.

Baca juga: DPR: Jangan Ada Kesan BPOM Hambat Pengembangan Vaksin Nusantara

Namun, Masduki juga memahami bahwasanya media sosial memperkeruh narasi vaksinasi saat ramadan.

"Ada ya sebagaimana kita ketahui di media sosial itu kan, ada sejumlah orang yang memang takut," katanya.

"Ada misalnya di video itu ada tentara yang begitu takut untuk disuntik, itu kan juga penyakit yang kadang-kadang dialami oleh sebagian orang gitu. Nah, takut disuntik itu sama juga kalau divaksin pasti juga takut," pungkas Masduki.

Penulis: Reza Deni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved