Breaking News:

Penanganan Covid

DPP GMNI Desak KPK Bongkar Dugaan Mafia dalam Pengelolaan Vaksin

Mereka mendesak KPK untuk turun tangan membongkar keterlibatan mafia vaksin dalam pengelolaan distribusi vaksin.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi: Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bandung menyuntikkan vaksin Covid-19 Sinovac dosis kedua kepada pegawai dan pelaku usaha retail pada pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Trans Studio Mall, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (24/3/2021). Sedikitnya tiga ribu pegawai dan pelaku usaha di mal tersebut disuntikkan dosis kedua vaksin Covid-19 guna mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif dan mampu memulihkan perekonomian di Kota Bandung. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Alimun Nasrun, yang merupakan koordinator aksi turut menyampaikan tentang pentingnya pendistribusian vaksin Covid, khususnya bagi para tenaga kesehatan yang selalu berjuang sebagai barisan terdepan dalam penanggulangan Covid.

"Distribusi vaksin Covid ini adalah hal yang sangat dinanti, khususnya bagi tenaga kesehatan yang sejak awal berjuang sebagai garda terdepan melawan Covid.

Jangan sampai jatuh lebih banyak korban akibat kelalaian pemerintah pusat dan lembaga terkait dalam pengelolaan distribusi vaksin", ujar Ali.

Ali juga menekankan pentingnya untuk mendorong KPK menyelidiki terkait dugaan permainan mafia vaksin di lingkaran petinggi BPOM. Ia berharap agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan.

"GMNI akan mendorong lembaga KPK untuk turun tangan menyelidiki dugaan permainan mafia vaksin yang ada di lingkaran petinggi BPOM. Hal ini harus diusut sampai tuntas. Permainan mafia vaksin ini dapat mengancam dan membahayakan nyawa masyarakat Indonesia. Ini harus kita lawan atas nama kemanusiaan," kata Ali.

Berita terkait vaksin

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved