Breaking News:

Penanganan Covid

Kedatangan Vaksin Terbentur Embargo, Jokowi Minta Kepala Daerah Susun Strategi

mbargo vaksin yang dilakukan beberapa negara di Eropa karena adanya lonjakan kasus covid-19 bakal terjadi.

dokumentasi Kominfo
Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac sebanyak 16 juta vaksin termasuk 1,5 overfilled dalam bentuk bulk, pada Kamis (25/3/2021). 

Kemudian Maret dan April tersedia 15 juta per bulan. Jadi per hari bisa dapat 500 ribu vaksinasi.

“Barulah di Bulan Mei sampai Juni naik ke 25 juta dosis, sehingga bisa dilakukan penyuntikan sampai 750 ribu per hari. Mulai bulan Juli itu 50 juta, sehingga bisa dilakukan penyuntikan 1,5 juta per hari.” tutur mantan wakil menteri BUMN ini.

Untuk diketahui sejumlah negara mengalami lonjakan kasus Covid-19. Kasus positif harian di Brazil mencapai 90.500 kasus, kasus harian di India mencapai 59 ribu kasus, dan Amerika Serikat 66 ribu kasus.

Jumlah vaksin yang dimiliki Indonesia kini mencapai 54 juta dosis. Jumlah tersebut datang secara bertahap.

Vaksin tahap pertama dan kedua dengan total 1,8 juta dosis tiba pada 31 Desember 2020 lalu.

Vaksin tahap ketiga datang pada 12 Januari 2021 sebanyak 15 juta dosis. Vaksin tahap ke empat datang sebanyak 10 juta dosis bahan baku pada 2 Februari 2021.

Lalu, sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin tahap lima tiba 2 Maret 2021. Vaksin tahap enam tiba sebanyak 1.113.600 dosis pada 8 Maret dan pada 25 Maret 2021 tiba 16 juta bahan baku dosis.

Menkes mengatakan bahwa lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Eropa karena munculnya strain virus baru Corona.

Strain tersebut kata Budi sudah masuk ke Indonesia sejak Januari lalu.

"Di beberapa negara Eropa, sudah terjadi kenaikan kasus kembali, kita amati memang terjadinya karena adanya strain baru yang sudah datang di Indonesia sejak Januari," kata Budi.

Halaman
1234
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved