Breaking News:

Virus Corona

Ini Kelompok Varian dan Mutasi yang Jadi Penyebab Naiknya Kasus di India

Ia menuturkan, varian dan mutasi baru merupakan salah satu dari lima analisa kemungkinan naiknya kasus di India sekarang ini.

aljazeera.com
Permpuan India berduka atas kematian anggota keluarga Covid-19 di New Delhi, India pada 24 April 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Profesor Tjandra Yoga Aditama menyebut, perkembangan mutasi virus COVID-19 di India dan dunia membuat semua pihak harus waspada.

Ia menuturkan, varian dan mutasi baru merupakan salah satu dari lima analisa kemungkinan naiknya kasus di India sekarang ini.

"Untuk mutasi ini, ada dua kelompok besar di India," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Selasa (27/4/2021).

Pertama, India memang sudah melaporkan adanya jenis “Variant of Concern” (VOC) yang sudah dikenal luas, yaitu:

1. B.1.1.7 yang pertama kali di deteksi di Inggris pada 20 September 2020 dan kini sudah ada di 130 negara di dunia termasuk Indonesia.

2. B.1.351 yang pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan pada awal Agustus 2020 dan sekarang sudah ada di lebih dari 80 negara dan dilaporkan mungkin mempengaruhi efikasi vaksin, termasuk Astra Zeneca yang digunakan di negara Indonesia.

3. P 1 atau B.1.1.28.1 yang awalnya dilaporkan di Brazil dan Jepang yang kemudian sudah menyebar ke sekitar 50 negara didunia.

"Ketiga jenis VOC ini tentu mungkin jadi salah satu penyebab kenaikan kasus di India," ungkap Mantan Direktur WHO SEARO Asia Tenggara ini

Sementara jenis mutasi ke dua, yang dilaporkan dari India, yang bahkan disebut “double mutant” B.1617 dan belakangan malah juga ada “triple mutant” yaitu B.1618.

Ia mengatakan, B.1.617 dilaporkan dari India kini sudah menyebar ke lebih dari 20 negara, termasuk ke Inggris.

Baca juga: Ini Dua Mutasi Corona yang Dominasi Penularan Covid-19 di Indonesia

Halaman
12
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved