Breaking News:

Virus Corona

Belajar dari India, Batasi Kumpul Keluarga Saat Idul Fitri

Indonesia harus belajar dari India dengan bersama- sama membatasi diri untuk berkumpul menjelang salah satu cara keagamaan terbesar di Indonesia Idul

Tangkap Layar Video The Telegraph
Tsunami Covid-19 menyebabkan krematorium di India kewalahan karena setiap hari ada ratusan korban virus corona yang harus dikremasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Indonesia perlu belajar dari kondisi lonjakan kasus virus corona drastis di India.

Dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Erlina Burhan mengatakan, meskipun banyak yang menyalahkan adanya varian baru di India yang menyebabkan pelonjakan kasus baru COVID-19, akan tetapi perlu memikirkan kemungkinan penyebab lain.

Ia mengatakan, di India banyak dilakukan kumpul masa sejak Maret dan April, baik dalam bentuk kampanye politik, pertandingan kriket dengan hanya sedikit penonton yang menggunakan masker, hingga festival keagamaan Kumbh Mela yang dihadiri jutaan orang.

Kegiatan keagamaan lain seperti Haji di Saudi Arabia dan perayaan tahun baru di China sudah melakukan pembatasan jumlah orang yang lebih signifikan dibandingkan dengan Kumbh Mela di India.

Baca juga: Epidemiolog Sebut Indonesia Rawan Alami Ledakan Kasus Covid-19 Serupa India

"Indonesia harus belajar dari India dengan bersama- sama membatasi diri untuk berkumpul menjelang salah satu cara keagamaan terbesar di Indonesia Idul Fitri," tuturnya dalam acara webinar pentingnya jaga imunitas tubuh meski sudah divaksinasi, Rabu (28/4/2021).

Ia berharap, masyarakat mampu menahan diri untuk tidak berkerumun sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

"Pertemuannya diganti virtual saja. Salamannya dari jauh dan sekarang amplopnya bisa transfer. Kita harus jaga diri membatasi diri agar penyebaran virus ini bisa dikendalikan," pesan dokter RSUP Persahabatan ini.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved