Breaking News:

Virus Corona

Israel Bantu India Perangi Gelombang Kedua Covid-19, Akan Kirim Tim Ahli

Israel mengatakan akan mengirimkan tim ahli ke India untuk membantu negara itu dalam memerangi gelombang kedua virus corona (Covid-19).

Sanjay KANOJIA / AFP
Foto ilustrasi situasi Covid-19 di India: Seorang penjaga keamanan memasang pemberitahuan yang menginformasikan tidak tersedianya tempat tidur untuk pasien di rumah sakit swasta di tengah pandemi virus corona Covid-19 di Allahabad pada 22 April 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, TEL AVIV - Israel mengatakan akan mengirimkan tim ahli ke India untuk membantu negara itu dalam memerangi gelombang kedua virus corona (Covid-19).

Seperti yang disampaikan Duta Besar Israel untuk India Ron Malka pada hari Minggu kemarin.

"Kami akan mengirim tim ahli ke India. Kami akan mengirim tim untuk pengujian cepat dan tim untuk mengembangkan konsentrator oksigen yang sangat mudah diproduksi. India memiliki kemampuan manufaktur yang luar biasa. kemampuan," kata Ron.

Dikutip dari laman First Post, Senin (10/5/2021), ia pun memuji pemerintah India yang sebelumnya telah membantu Israel pada masa awal pandemi.

Baca juga: BREAKING NEWS Update Corona Indonesia 9 Mei 2021: Tambah 3.922 Kasus, Total 1.713.684 Positif

Baca juga: India Rekrut Pensiunan Tenaga Medis Tentara Saat Lonjakan Kasus Covid-19

Hubungan persahabatan kedua negara pun, kata dia, selama ini terjalin sangat erat.

"Kami tidak akan pernah melupakan bantuan luar biasa yang kami dapatkan dari India pada awal pandemi ini. India dan Israel berbagi nilai-nilai persahabatan yang kuat. Kami berbagi praktik, keahlian, kekayaan intelektual, apapun yang kami bisa, ini adalah waktu yang tepat untuk menyelamatkan hidup," tegas Ron.

Sebelumnya, kasus infeksi virus corona (Covid-19) di India kembali mencapai rekor harian suram pada Kamis waktu setempat, karena permintaan oksigen medis melonjak tujuh kali lipat.

Dampak lockdown, seorang pria di Karnataka, India ditemukan memungut makanan dari tempat pembuangan sampah.
Dampak lockdown, seorang pria di Karnataka, India ditemukan memungut makanan dari tempat pembuangan sampah. (India.com)

Pemerintah negara itu pun membantah laporan bahwa mereka lamban dalam mendistribusikan pasokan oksigen dari luar negeri.

Jumlah kasus baru yang dikonfirmasi pada Kamis waktu setempat, menembus angka 400.000 untuk kali kedua sejak gelombang infeksi kedua ini dimulai pada bulan lalu.

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved