Breaking News:

Virus Corona

Vaksinasi Jadi Solusi Jangka Panjang Krisis Covid-19 di India

akar Kesehatan Masyarakat ternama Amerika Serikat Dr Anthony Fauci mengatakan vaksinasi jadi solusi jangka panjang' untuk menangani krisis di India.

AP
Pasien covid di India. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Pakar Kesehatan Masyarakat ternama Amerika Serikat (AS) Dr Anthony Fauci mengatakan bahwa mendorong semua orang untuk mengikuti program vaksinasi merupakan 'satu-satunya solusi jangka panjang' untuk menangani krisis virus corona (Covid-19) di India pada saat ini.

Pernyataan tersebut ia sampaikan pada hari Minggu kemarin, saat dirinya menyerukan dilakukannya peningkatan produksi vaksin Covid-19 di India.

Menurutnya, jika negara di kawasan Asia Selatan itu kekurangan sumber daya di dalam negeri, negara lain akan siap membantu untuk memerangi pandemi yang mematikan ini.

Baca juga: Vaksinasi Gotong Royong Dimulai 17 Mei 2021, Sudah 18 Ribu Perusahaan Daftar

Baca juga: India Rekrut Pensiunan Tenaga Medis Tentara Saat Lonjakan Kasus Covid-19

"Tujuan akhir dari semua ini adalah membuat orang divaksinasi. India adalah negara penghasil vaksin terbesar di dunia, mereka harus mendapatkan sumber daya mereka, tidak hanya dari dalam, tetapi juga dari luar," tegas Fauci.

Dikutip dari laman First Post, Senin (10/5/2021), Kepala Penasihat Medis untuk Presiden AS Joe Biden ini menekankan bahwa vaksinasi tidak hanya menjadi solusi untuk saat ini, namun juga jangka panjang bagi banyak negara.

Oleh karena itu, saat ini seluruh negara tengah berburu vaksin.

Ilustrasi vaksinasi
Ilustrasi vaksinasi (Freepik)

Tidak hanya ke India yang tengah babak belur dihantam gelombang kedua Covid-19, namun juga ke negara lainnya.

"Itulah alasan mengapa negara-negara lain perlu ikut campur agar bisa mendapatkan pasokan, baik itu ke India untuk membuat vaksin sendiri atau mendapatkan sumbangan vaksin dari negara lain," jelas Fauci.

Selama pandemi, India dikenal sebagai salah satu negara produsen vaksin terbesar di dunia, melalui perusahaan Serum Institute of India (SII) yang memproduksi vaksin AstraZeneca dan diberi nama Covishield.

Vaksin inilah yang didistribusikan ke negara miskin dan berkembang melalui Inisiatif COVAX.

COVAX merupakan sebuah program yang diinisiasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lembaga terkait lainnya untuk memberikan akses yang adil bagi negara miskin dan berkembang dalam mendapatkan vaksin Covid-19.

"Salah satu caranya adalah dengan memiliki perusahaan besar yang memiliki kemampuan membuat vaksin untuk benar-benar ditingkatkan dengan cara yang bagus, demi mendapatkan ratusan juta dosis," kata Fauci.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved