Breaking News:

Penanganan Covid

Satgas Covid-19 Minta Khotbah Salat Idul Fitri Maksimal 20 Menit

Wiku Adisasmito kembali mengingatkan agar Salat Idul Fitri 1422 Hijriah dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Wiku Adisasmito 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito kembali mengingatkan agar Salat Idul Fitri 1422 Hijriah dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Wiku meminta khotbah Salat Idul Fitri dipersingkat maksimal 20 menit.

"Mempersingkat khotbah maksimal 20 menit," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, (13/5/2021).

Selain itu, Wiku menghimbau adanya pembatas antara khatib dengan jemaah pada pelaksanaan Salat Idul Fitri untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Setelah Ramadan Dipercepat, Target Satu Juta Dosis Per Hari

"Setelah menjalankan ibadah diharapkan jemaah untuk hindari berjabat tangan dan bersentuhan fisik," katanya.

Wiku mengingatkan Salat Idul Fitri berjamaah sebaiknya dilakukan hanya masyarakat yang tinggal di daerah zona hijau dan kuning penyebaran Covid-19.

Baca juga: Jelang Lebaran, Google Doodle Kembali Ingatkan soal Pencegahan Covid-19, Pakai Masker dan Jaga Jarak

Daerah dengan kategori zona Merah dan Oranye sebaiknya Salat Idul Fitri di rumah saja.

"Salat Idul Fitri dihadiri tidak lebih dari 50 persen kapasitas tempat pelaksanaan Salat, agar tempat pelaksanaan Salat Idul Fitri tersebut dilengkapi dengan alat pengecek suhu," katanya.

Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan seluruh umat islam untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved