Breaking News:

Virus Corona

Hasil Studi di Inggris Tunjukkan Efek Samping Menggabungkan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca

Penelitian di Inggris menemukan bahwa orang yang mencampurkan dosis vaksin Pfizer-BioNTech dan Oxford-AstraZeneca memunculkan dampak  lebih buruk

Freepik
Hasil Studi di Inggris Tunjukkan Efek Samping Menggabungkan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca 

Kendati demikian, Profesor Snape kemudian menyampaikan bahwa saat ini masih belum diketahui apakah penggabungan vaksin ini dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap Covid-19.

Baca juga: Hasil Penelitian Jepang: Vaksin Pfizer Dapat Mencegah Infeksi Mutan Covid-19 Inggris

Baca juga: Selain Batch CTMAV547, Kemenkes Pastikan Vaksin AstraZeneca Aman Digunakan

Munculnya dampak seperti rasa lelah yang parah dan cukup serius sehingga membutuhkan penanganan dokter, kata dia, ditemukan pada sekitar 10 persen peserta saat pencampuran dosis vaksin.

Namun Profesor Snape mencatat bahwa ini adalah hasil sementara dari studinya dan tidak ada analisis statistik yang dilakukan terhadap angka-angka tersebut.

Perlu diketahui, penelitian ini dilakukan pada peserta vaksinasi berusia di atas 50 tahun, dan vaksin pun diberikan dengan interval empat minggu.

"Ada kemungkinan pencampuran vaksin akan menunjukkan reaksi lebih parah pada kelompok usia lebih muda, yang umumnya mendapatkan lebih banyak efek samping," papar Profesor Snape.

Temuan yang diterbitkan sebagai surat di jurnal peer-review The Lancet pada hari Kamis lalu ini berasal dari studi Com-COV.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved