Breaking News:

Penanganan Covid

Satgas Covid-19: Kasus Aktif Meningkat Pasca Libur Lebaran

Peningkatan jumlah kasus Covid-19 aktif signifikan dalam 4 pekan terakhir terjadi pada enam provinsi, yakni DKI Jakarta, Kep Riau, Aceh,

Tribunnews/Herudin
Petugas medis memeriksa kesehatan sebelum menyuntikkan vaksin Covid-19 AstraZeneca kepada pekerja ritel di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat, Senin (24/5/2021). Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) ambil bagian dari vaksinasi pekerja ritel sebanyak 150 ribu orang, yang terbagi menjadi dua yaitu 60.000 karyawan ritel di bawah naungan Aprindo yang bekerja pada 5 (lima) wilayah DKI Jakarta dan 90.000 untuk masyarakat sasaran pemerintah dan khususnya juga para pelaku UMKM dari lima wilayah DKI Jakarta. Tribunnews/Herudin 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Infornasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan kasus aktif Covid-19 mengalami peningkatan pasca libur Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.

Dewi mengungkapkan kasus positif Covid-19 mengalami peningkatan dalam 12 hari terakhir.

"Beberapa hal yang kita lihat 1-2 minggu terakhir pasca libur Lebaran. Jumlah kasus aktif meningkat dalam waktu 12 hari terakhir," ucap Dewi dalam konferensi pers yang disiarkan channel Youtube Pusdalops BNPB, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Pemerintah Teliti Potensi Lonjakan Covid-19 di Kudus Akibat Mutasi Virus Baru

Peningkatan jumlah kasus Covid-19 aktif signifikan dalam 4 pekan terakhir terjadi pada enam provinsi, yakni DKI Jakarta, Kep Riau, Aceh, Riau, Sumatera Barat, dan NTB.

Selain itu, Dewi mengungkapkan ada 23 provinsi yang mengalami peningkatan angka kematian dalam 1 bulan terakhir.

"Sementara dalam satu minggu terakhir kita melihat ada 12 provinsi yang mengalami kenaikan persentase angkat kematian," ucap Dewi.

Kenaikan angka kematian tersebut terjadi di provinsi Bali, Jawa Timur, Riau, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Yogyakarta, Maluku, Papua Barat, Jambi dan Kalimantan Barat.

Baca juga: Lee: Singapura di Jalur yang Tepat Kendalian Covid-19, Pembatasan Diperlonggar

Dalam sepekan terakhir terdapat 17 provinsi dengan tren kenaikan persentase kasus aktif.

"Ini yang harus diwaspadai jangan sampai kasusnya terus meningkat," tutur Dewi.

Dewi mengatakan jumlah kasus aktif dalam tujuh hari dengan tujuh hari sebelumnya bergerak dinamis.

Pertanggal 30 Mei 2021 terdapat 22 Provinsi dengan tren kenaikan kasus aktif provinsi lain dengan tren penurunan jumlah kasus sakit.

Baca juga: Dihantam Covid-19, Tiga Maskapai Ini Terpaksa Rumahkan Karyawan

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved