Breaking News:

Virus Corona

China Sumbang 500 Ribu Dosis CoronaVac ke Malaysia

Hal ini disampaikannya setelah menerima pesan dari Anggota Dewan Negara China dan Menteri Luar Negeri Wang Yi

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, PETALING JAYA-- China akan menyumbang 500 ribu dosis Vaksin Covid-19 CoronaVac ke Malaysia.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Datuk Seri Hishammuddin Hussein seperti dilansir media Malaysia, Rabu (16/6/2021).

Hal ini disampaikannya setelah menerima pesan dari Anggota Dewan Negara China dan Menteri Luar Negeri Wang Yi, tentang kontribusi itu.

CoronaVac adalah pada nama vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan biofarmasi Sinovac.

Baca juga: Alasan Terawan Gandeng AS untuk Kembangkan Vaksin Nusantara 

"Atas nama Pemerintah Malaysia, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan saya, Yang Mulia Wang Yi dan pemerintah Republik Rakyat Tiongkok atas kontribusi murah hati ini yang akan sangat membantu kami dalam upaya bersama kami untuk melawan pandemi ini,” ujarnya.

"Malaysia sangat menghargai dukungan tak ternilai yang diperpanjang sejauh ini oleh Republik Rakyat Tiongkok,” ucapnya.

Baca juga: Bocah Tewas Digigit Anjing, Hewan Piaraan di Kelurahan Mangga Akan Divaksin

Kontribusi tepat waktu ini akan memperkuat proses vaksinasi dan membantu peluncuran Program Imunisasi Nasiona; Covid-19 Malaysia yang sedang berlangsung.

"Melalui inisiatif baru-baru ini, Malaysia berharap ikatan yang erat dan ramah akan lebih terkonsolidasi untuk manfaat bersama kedua negara kita," katanya dalam sebuah pernyataan pada Rabu

Baca juga: Tercekik Beban Tarif Komisi Aplikasi Pengiriman, Bisnis Kuliner Malaysia Mencoba Bertahan

Malaysia mencatat 5.150 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, pada Rabu (16/6/2021).

Hal itu dikonfirmasi Kementerian Kesehatan seperti dilansir media Malaysia The Strar, Rabu (16/6/2021).

Dengan itu, total kasus nasional Covid-19 di negara itu naik menjadi 673.026 orang.

Dalam sebuah postingan Twitter, Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan Selangor memiliki angka tertinggi dengan 1.914 kasus baru.

Diikuti oleh Negri Sembilan (607 kasus), Sarawak (570), Kuala Lumpur (480), Johor (392), Kelantan (230), Kedah (228), Sabah (228), Sabah (184), Melaka (152), Labuan (101), Penang (99), Perak (66), Pahang (57), Terengganu (56), Perlis (8), dan Putrajaya (6). (The Star)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved