Breaking News:

Penanganan Covid

Pemprov Ancam Sanksi Kantor di Zona Merah DKI yang Abaikan WFH 75 Persen

 Pemprov DKI Jakarta mewajibkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) 75 persen. Kebijakan itu diperuntukkan bagi perkantoran di kawasan zona

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Antrean mobil jenazah mengular di pemakaman khusus Covid-19 TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (17/6/2021) siang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mewajibkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) 75 persen. Kebijakan itu diperuntukkan bagi perkantoran di kawasan zona merah Covid-19.

"Pembatasan karyawan pasti ada sanksinya," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansyah, kepada wartawan, Jumat (18/6/2021).

Adapun pemberian sanksi, Andri mengatakan, dimulai dari teguran tertulis hingga penutupan sementara dan denda Rp50 juta.

"Kalau masih begitu (melanggar usai didenda), baru nanti kita usulkan kepada PTSP untuk dicabut izinnya," katanya.

Lembaga lainnya yang terkait dalam hal inj Dinas Kesehatan DKI Jakarta sudah dikoordinasikan.

Dinkes kemudian menentukan peta sebaran perusahaan di zona merah Covid-19.

Nantinya, pengawasan secara ketat akan dilakukan terhadap perkantoran yang berada di zona merah tersebut.

Baca juga: Penyebab Covid-19 di Jakarta Melonjak Versi Wagub, Reaksi Kapolda dan Pangdam

Selain itu, Andri melanjutkan, pihaknya bersama Dinkes DKI juga akan mengecek perusahaan di zona merah yang karyawannya belum tervaksinasi 100 persen.

"Di samping karyawan pekerja, juga keluarganya. Sekarang kan sudah dibuka 18+, kan kita konsep kolaborasi pelaksanaan vaksin 40 persen untuk pekerja 60 persen untuk masyarakat. Nah masyarakat itu bisa diambil untuk keluarga atau saudara karyawan," ujar Andri.

"Karena kan tidak menutup kemungkinan bahwa penyebaran tidak hanya di kantor, dari rumah juga bisa," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved