Breaking News:

Virus Corona

IDI: Tingkat Hunian RS Covid-19 di Jakarta dan Bandung Sudah di Atas 80 Persen

(PB IDI) Daeng M Faqih mengungkapkan lonjakan kasus Covid-19 di beberapa daerah terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini.

Tribunnews/Herudin
Warga menjalani vaksinasi Covid-19 di RT 12 RW 04 Kebon Pala, Jakarta Timur, Jumat (18/6/2021). Vaksinasi di tempat tersebut dilakukan kepada warga di dua RT dengan target 150 orang setiap hari. Vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta terus digencarkan karena Jakarta menjadi daerah terbanyak angka positif. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih mengungkapkan lonjakan kasus Covid-19 di beberapa daerah terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini.

Peningkatan kasus Covid-19 terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

"Untuk di daerah-daerah yang lonjakannya tinggi seperti kalau di Jawa Tengah itu Kudus dan sekitarnya, kemudian di Jawa Timur itu Bangkalan ya terutamanya, dan sekitarnya itu Sampang. Di Jawa Barat itu Bandung Raya, kemudian di Jakarta sendiri," ujar Daeng dalam diskusi virtual, Sabtu (19/6/2021).

Tingkat hunian untuk rumah sakit atau pelayanan untuk pasien Covid-19, kata Daeng, telah mencapai lebih dari 80 persen.

Peningkatan pasien Covid-19 terjadi di wilayah DKI Jakarta dan Bandung Raya.

"Ini kan tempat pelayanan kan sudah di atas 80 persen ya. Jakarta dua hari yang lalu masih 77, 78 persen, tapi dua hari ini sudah bertambah di atas 80 persen. Bandung itu banyak yang sudah penuh dan rata-rata sudah di atas 80 persen," tutur Daeng.

Baca juga: Daftar Gejala Covid-19 Varian Delta dan Perbedaannya dengan Mutasi Lain: Lebih Terasa Seperti Flu

Seperti diketahui, jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia bertambah 12.990 orang tercatat sejak Kamis (17/6/2021) hingga Jumat (18/6/2021).

Penambahan pasien itu menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 1.963.266 orang.

Adapun kasus baru pasien konfirmasi positif Covid-19 tersebar di 33 provinsi.

Dari data itu, tercatat tiga provinsi dengan penambahan kasus lebih dari 1.000.

Ketiga provinsi tersebut adalah, DKI Jakarta (4.737 kasus baru), Jawa Barat (2.791 kasus baru), dan Jawa Tengah (1.331 kasus baru).

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved