Breaking News:

Virus Corona

WHO Minta Negara Asia Tenggara Tingkatkan Vaksinasi Covid-19

Who minta negara-negara di Wilayah Asia Tenggara untuk secara ketat menerapkan protokol kesehatan dan meningkatkan upaya vaksinasi covid.

Shutterstock
Ilustrasi vaksinasi. WHO Minta Negara Asia Tenggara Tingkatkan Vaksinasi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Minggu kemarin telah meminta negara-negara di Wilayah Asia Tenggara untuk secara ketat menerapkan protokol kesehatan dan meningkatkan upaya vaksinasi virus corona (Covid-19).

Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus positif, karena ada lebih banyak negara yang dikonfirmasi telah terinfeksi varian yang mengkhawatirkan dan diketahui sangat menular.

Seperti yang disampaikan Direktur Regional, WHO Asia Tenggara, Dr Poonam Khetrapal Singh.

Baca juga: WHO Sebut Varian Delta Dapat Mendominasi Infeksi Covid-19 Global

Baca juga: Pemkot Bekasi Klaim Berikan Vaksinasi Covid-19 kepada 4.000 Warga Hanya dalam Waktu 1,5 Jam

"Kami perlu terus memperkuat upaya kami untuk menguji, melacak, dan mengisolasi. Intervensi sosial seperti physical distancing, menjaga kebersihan tangan, dan penggunaan masker yang tepat perlu diterapkan secara ketat. Langkah-langkah ini harus berlaku penuh dan lebih lama di daerah yang telah melaporkan varian mengkhawatirkan yang lebih menular," kata Dr Poonam.

Dikutip dari laman Mint, Senin (21/6/2021), tindakan seperti menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan sosial merupakan contoh langkah intervensi non-farmasi yang sebenarnya bisa dilakukan tiap individu untuk 'menghemat biaya' demi mengurangi penyebaran virus SARS-CoV-2 dan menyelamatkan nyawa.

Namun selain itu, tindakan lainnya seperti membersihkan diri, desinfeksi, ventilasi, pengawasan, pelacakan kontak, isolasi dan karantina, menjaga jarak fisik, pembatasan pergerakan domestik serta langkah-langkah terkait perjalanan internasional juga perlu diterapkan.

Ini harus dilaksanakan oleh pemerintah tingkat terendah dan terus disesuaikan dengan intensitas penularan serta kapasitas sistem kesehatan.

Awal pekan lalu, Maladewa dan Myanmar mengkonfirmasi transmisi varian yang menjadi perhatian.

Sebelumnya, varian yang menjadi perhatian ini telah dikonfirmasi terjadi di Bangladesh, India, Indonesia, Nepal, Sri Lanka, Thailand dan Timor-Leste.

Negara-negara di seluruh dunia saat ini telah berada pada fase yang berbeda dalam evolusi pandemi Covid-19 dan menghadapi situasi epidemiologis yang berbeda-beda.

Meskipun wilayah Asia saat ini mengalami penurunan kasus secara keseluruhan, terutama karena penurunan kasus yang dilaporkan di India, pada beberapa negara lainnya justru menunjukkan peningkatan kasus.

"Kita tidak boleh lupa bahwa pandemi masih ada. Kita harus waspada terhadap rasa puas diri di tingkat mana pun. Kita harus terus menerapkan kombinasi langkah-langkah kesehatan masyarakat dan sosial hingga secara global para tenaga kesehatan serta kelompok berisiko tinggi dan rentan mendapatkan vaksinasi," jelas Dr Poonam.

India melaporkan 58.419 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam terakhir dengan 1.574 kematian.

Negara itu sejauh ini telah memberikan kumulatif sekitar 29 crores dosis vaksin Covid-19.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved