Breaking News:

Virus Corona

Daftar Harga Eceran Tertinggi 11 Obat Terapi Covid-19, Ahli: Gunakan Sesuai Kondisi

Pemerintah melalui Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menetapkan harga eceran tertinggi (HET) obat terapi Covid-19.

Freepik
ILUSTRASI OBAT. Pemerintah melalui Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menetapkan harga eceran tertinggi (HET) obat terapi Covid-19. 

"Diharapkan tidak ada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan yang tidak wajar saat pandemi seperti sekarang yang merugikan kepentingan masyarakat," ungkapnya.

Kementerian Kesehatan akan dibantu oleh Polri untuk dalam menegakkan aturan ini.

Baca juga: PPKM Darurat, Pemerintah Naikkan Anggaran Kesehatan Menjadi Rp193,3 T

Penggunaan Obat Sesuai Kondisi

Sementara itu penggunaan 11 obat tersebut harus sesuai kebutuhan pasien.

Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto menyebut, 11 obat itu adalah pedoman, bukan Standar Prosedur Operasional (SPO) atau Pedoman Praktik Klinis (PPK).

"Prinsip pedoman itu memberi acuan mana yang dapat digunakan atau dilakukan. Tapi itu tidak berarti semua harus digunakan pada semua pasien," ungkap Tonang saat dikonfirmasi Tribunnews, Senin (5/7/2021).

Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS, dr Tonang Dwi Ardyanto
Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS, dr Tonang Dwi Ardyanto (tangkap layar Youtube Tribunnews.com)

Penggunaannya, lanjut Tonang, disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

"Justru karena itulah harus ada koodinasi dan pemeriksaan oleh Dokter saat dinyatakan konfirmasi."

"Jadi memang tidak boleh pasien membeli sendiri untuk yang sifatnya memang harus dengan resep Dokter," ungkapnya.

Bahkan untuk obat yang bisa dibeli sendiri pun, Tonang menyebut tidak berarti semua yang dalam daftar itu harus dibeli dan dikonsumsi.

Berita terkait Virus Corona

(Tribunnews.com/Gilang Putranto)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved