Virus Corona
TNI Siap Dukung Tenaga Kesehatan Untuk Vaksinasi yang Digelar PBNU
Hadi juga menyampaikan saat ini hampir setiap hari dilaksanakan vaksinasi untuk masyarakat Indonesia, khususnya di Jakarta.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan TNI siap mendukung tenaga kesehatan (nakes) dalam rangka mensukseskan Program Vaksinasi Nasional di manapun berada.
Ia pun mengapresiasi peran serta Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam menggelar vaksinasi covid-19.
Hadi juga menyampaikan saat ini hampir setiap hari dilaksanakan vaksinasi untuk masyarakat Indonesia, khususnya di Jakarta
Baca juga: Kasus Harian Covid-19 Capai 34.379, Kemenkes: Pelacakan Masih Rendah
Hal tersebut disampaikan Hadi kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqiel Siradj saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Yayasan Pendidikan Islam Al-Mahbubiyah bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Jalan Jeruk Purut Cilandak Timur, Jakarta Selatan pada Rabu (7/7/2021).
“Pak Kyai, saya laporkan Insya Allah sudah 50% dari target yang kita vaksin warga DKI Jakarta,” kata Hadi dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Rabu (7/7/2021).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan bahwa TNI-Polri telah menurunkan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dibantu oleh Dinas Kesehatan, BKKBN, Ormas dan sukarelawan.
Baca juga: PPKM Darurat, Pangdam Jaya Minta Peran Aktif RT RW Tekan Mobilitas Masyarakat Untuk Perangi Covid-19
“Apabila target vaksinasi sebanyak 165.000 orang sehari khusus DKI Jakarta, Insya Allah awal Agustus, Jakarta sudah masuk Herd Immunity,” kata dia
Sementara itu, Said mengatakan program vaksinasi tersebut dapat terlaksana atas kerjasama antara PW NU DKI dengan TNI-Polri dan BNPB yang berjalan dengan baik sejak kemarin.
Said mengatakan hari ini 750 orang divaksin setelah sehari sebelumnya sebanyak 500 orang.
Baca juga: Eks Kasatgas KPK: Kerugian Negara Dalam Kasus Korupsi Bansos Covid-19 Bisa Mencapai Rp 2 Triliun
Pelaksanan vaksin, kata dia, akan terus berlanjut di seluruh Indonesia, tidak lama lagi Insya Allah sebelum tanggal 20 Juli direncanakan lebih banyak lagi jumlahnya.
“Kita kerja Lillahita’ala, sebagai Ormas keagamaan dan kemasyarakatan bekerja tanpa pamrih, betul-betul pengabdian bagi bangsa dan negara. Terutama bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dan bertanggungjawab kepedulian bersama,” kata Said.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/anglima-tni-marsekal-tni-hadi-tjahjanto-bersama-ketua-umum-pbnu-kh-said-aqiel-siradj-dan.jpg)