Breaking News:

Idul Adha 2021

Polri Kedepankan Pendekatan Preemtif terhadap Warga Yang Nekat Takbiran Keliling

Kepolisian RI akan bertindak dengan pendekatan preemtif untuk mengantisipasi masyarakat yang masih nekat melaksanakan takbiran keliling jelang hari

Kompas TV
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian RI akan bertindak dengan pendekatan preemtif untuk mengantisipasi masyarakat yang masih nekat melaksanakan takbiran keliling jelang hari raya Idul Adha.

"Semua tetap kami komunikasikan (preemtif) untuk kebaikan bersama. Mempedomani surat Menag dan Kepala Daerah untuk dikomunikasikan bersama-sama," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (19/7/2021).

Ia menyebutkan pihaknya bakal mempedomani SE Menag terkait penindakan kegiatan-kegiatan seperti takbiran keliling. Nantinya, masyarakat akan disosialisasikan agar mematuhi aturan itu.

"Kemarin sudah ada surat dari Kemenag dan ada himbauan dari Kepala Daerah seperti DKI. Dari PPKM, tetap melakukan komunikasi sesuai dengan himbauan pemerintah," tukasnya.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan melarang masyarakat untuk melakukan takbiran keliling hingga arak-arak menyambut hari raya Idul Adha 1442 H/2021 M dengan alasan apa pun.

Stafsus Menteri Agama Bidang Kerukunan Umat Beragama Ishfah Abidal Aziz mengatakan aturan ini berlaku di daerah yang tengah menggelar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat maupun di daerah zona hijau.

"Pelaksanaan takbir keliling yang dilaksanakan diselenggarakan dengan berjalan kaki ataupun menggunakan kendaraan berarak-arakan itu mutlak tidak diperbolehkan," kata Ishfah dalam diskusi daring, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Polri Lakukan Pendekatan kepada Warga yang Masih Nekat Takbiran Keliling

Ia menuturkan pelarangan ini bertujuan untuk mencegah adanya kerumunan yang berujung pelanggaran protokol kesehatan.

"Karena ini akan memancing munculnya kerumunan di masyarakat," ujar dia.

Namun, kata Ishfah, pemerintah memberikan kelonggaran untuk tetap bisa melaksanakan takbiran di masjid ataupun musala. Namun, hanya daerah-daerah yang berada di zona hijau saja.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved