Breaking News:

Virus Corona

Dokter Reisa Sarankan Tak Membawa Anak Dibawa ke Luar Rumah Saat Pandemi Covid-19

Dokter Reisa Broto Asmoro  menyarankan para orangtua untuk tak membawa anak keluar rumah saat laju penularan Covid-19 meningkat.

Tribun Lampung/Deni Saputra
Sejumlah anak bermain bola di jalan protokol Raden Intan, Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (17/7/2021). Dokter Reisa Sarankan Tak Membawa Anak Dibawa ke Luar Rumah Saat Pandemi Covid-19Tribun Lampung/Deni Saputra 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dokter Reisa Broto Asmoro  menyarankan para orangtua untuk tak membawa anak keluar rumah saat laju penularan Covid-19 meningkat.

Terlebih dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat saat ini.

Bahkan untuk keperluan belanja sekalipun dirinya melarang para orangtua membawa buah hatinya.

Baca juga: Dokter Reisa: Sebenarnya Tidak Disarankan Untuk Masker Dobel Pada Anak

Baca juga: Pahami Gejala Gangguan Mental Pada Anak Akibat Pandemi Covid-19, Begini Cara Mengatasinya

Sebab, rumah adalah tempat berlindung paling tepat bagi anak-anak untuk saat ini.

"Sebenarnya tidak disarankan double masker untuk anak. Belanja saja jangan diajak anaknya. Laju penularan sekarang lagi tinggi-tingginya. Jadi, jangan dibawa keluar. Tetap di rumah saja," kata Reisa dalam webinar Mothercare bertajuk Parentversary, Senin (19/7/2021).

BKR Satgas COVID-19 saat menggelar aksi berbagi 175.000 masker di sejumlah titik vital zona merah.
BKR Satgas COVID-19 saat menggelar aksi berbagi 175.000 masker di sejumlah titik vital zona merah. (Istimewa)

Terlebih saat vaksinasi rutin di tengah PPKM Darurat ini pun tidak disarankan.

Reisa seperti para dokter di Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan orang tua menunda dulu vaksinasi anak mereka.

"Tunda sampai laju penularannya turun baru nanti kita pertimbangkan melanjutkan vaksin yang harus dipenuhi," ujarnya.

Terakhir ia mengatakan, jika anak bosan di dalam rumah, orangtua bisa mengajaknya ke luar rumah namun dengan syarat tempat tersebut sepi dan harus menggunakan masker, tetapi tak perlu sampai double masker seperti orang dewasa.

"Kalau bosan, diajak ke tempat yang memang kosong, tidak ada orang, outdoor activity, hanya ada keluarga. Masih bisa dengan satu masker saja," tutur dia.

Penulis: Fauzi Nur Alamsyah
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved