Breaking News:

Virus Corona

Startup, Investor, dan Organisasi Relawan Kumpulkan 10 juta Dollar USD Demi Oksigen untuk Indonesia

Krisis oksigen di Indonesia memunculkan solidaritas sejumlah kalangan untuk bersatu mengatasinya melalui gerakan Oxygen for Indonesia.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
DEPO ISI ULANG - Prajurit TNI AL mengisi tabung oksigen di KRI dr. Soeharso-990 di Koarmada II, Surabaya, Kamis (22/7/2021). TNI AL melalui Koarmada II membantu Pemprov Jatim dalam pelayanan isi ulang oksigen bagi Rumah sakit dan masyarakat yang membutuhkan. Saat ini Startup, Investor, dan Organisasi Relawan Kumpulkan 10 juta Dollar USD Demi Oksigen untuk Indonesia. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Krisis oksigen di Indonesia memunculkan solidaritas sejumlah kalangan untuk bersatu mengatasinya.

Oxygen for Indonesia adalah sebuah gerakan yang mengajak  penggiat startup, korporasi dan seluruh masyarakat Indonesia untuk menggalang dana secara bersama-sama memberikan akses pada oxygen concentrator yang saat ini sangat dibutuhkan oleh rumah sakit.

Tentu tujuannya demi menyelamatkan jutaan nyawa dari ancaman pandemi covid-19.

Baca juga: Stok Oksigen di RS Achmad Mochtar Bukittinggi Diperkirakan Hanya Bertahan Sampai Siang Ini

Baca juga: Heboh Tabung Oksigen Palsu Gemparkan Tulungagung, Polda Jatim Tancap Gas Turun Tangan

Gerakan-gerakan yang sudah ada sebelumnya seperti wargabantubarga.com, situs dan hotline covid berbasis relawan, dan Indonesia PASTI BISA, sebuah gerakan kolaboratif yang diinisiasi oleh East Ventures untuk memerangi pandemi COVID-19 di Indonesia, juga telah bergabung untuk tujuan yang sama.

Kolaborasi ini dibutuhkan mengingat oksigen kini telah menjadi barang mahal nan tak terganti di tengah pandemi yang ganas ini.

DEPO ISI ULANG - Prajurit TNI AL mengisi tabung oksigen di KRI dr. Soeharso-990 di Koarmada II, Surabaya, Kamis (22/7/2021). TNI AL melalui Koarmada II membantu Pemprov Jatim dalam pelayanan isi ulang oksigen bagi Rumah sakit dan masyarakat yang membutuhkan. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
DEPO ISI ULANG - Prajurit TNI AL mengisi tabung oksigen di KRI dr. Soeharso-990 di Koarmada II, Surabaya, Kamis (22/7/2021). TNI AL melalui Koarmada II membantu Pemprov Jatim dalam pelayanan isi ulang oksigen bagi Rumah sakit dan masyarakat yang membutuhkan. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Data Satuan Tugas COVID-19 per 20 Juli 2021 mencatat bahwa jumlah akumulasi kasus positif COVID-19 mencapai 2,95 juta jiwa dengan 76.200 pasien di antaranya telah meninggal dunia.

Laju angka kematian COVID-19 pun seolah tak surut. Bahkan, Indonesia mencetak rekor kematian harian terbanyak pada 20 Juli 2021 lalu dengan jumlah 1.338 kematian dalam sehari.

Tingkat kematian itu tentu diharapkan bisa berkurang jika pasokan oksigen yang terdapat di rumah sakit terbilang memadai.

Sayangnya, data terbaru Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa Indonesia hanya bisa memenuhi 1.578 ton oksigen per hari, atau jauh dari kebutuhannya sebesar 2.333 ton per hari.

Baca juga: Panglima TNI Serahkan Bantuan Tabung Oksigen dan Alkes Kepada Masyarakat Papua

Koalisi Oxygen For Indonesia memiliki target untuk menyediakan 10.000 oxygen concentrator yang akan didistribusikan ke kurang lebih 1.500 rumah sakit untuk bisa membantu 30 ribu pasien COVID-19 di Indonesia dalam jangka pendek, dan 7 juta pasien dalam jangka panjang.

Halaman
1234
Penulis: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved