Kamis, 21 Mei 2026

Virus Corona

Menkes Akui Vaksinasi Covid-19 Lamban, Alasannya Stok Terbatas 

Kecepatan vaksinasi Covid-19 satu juta per hari dalam sehari belum dapat dicapai secara konsisten.

Tayang:
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Warga maritim di wilayah Tanjung Perak mengikuti serbuan vaksinasi Covid-19 yang digelar Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) Bumimoro bekerja sama dengan Pelindo III di Gedung Gapura Surya Nusantara (GSN), Tanjung Perak, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (26/7/2021). Serbuan vaksinasi Covid-19 dengan target 1.300 peserta vaksin ini juga diperuntukkan bagi masyarakat maritim yang bekerja di bidang jasa pelabuhan di Tanjung Perak. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui kecepatan vaksinasi Covid-19 satu juta per hari dalam sehari belum dapat dicapai secara konsisten.

Hal itu disebabkan pasokan vaksin Covid-19 yang terbatas.

Budi menjelaskan, 70 juta vaksin Covid-19 tiba di Indonesia.

Sementara untuk jumlah penduduk yang telah menerima vaksin berkisar 60 jutaan orang.

Jika melihat data vaksinasi nasional total ada 62.858.198 orang telah menerima dosis pertama maupun kedua.

Baca juga: Percepat Herd Immunity, Polri-TNI Gelar Vaksinasi Massal di Samosir

"Kalau ditanya kenapa tidak bisa lebih cepat lagi karena memang jumlah vaksin cuma segitu," ujarnya dalam keterangan pers virtual, Senin (26/7/2021).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers virtual bertajuk 'Layanan Telemedicine untuk Pasien Isoman', Senin (5/7/2021) pagi.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers virtual bertajuk 'Layanan Telemedicine untuk Pasien Isoman', Senin (5/7/2021) pagi. (Capture zoom meeting)

Mantan wamen BUMN ini mengatakan, pada bulan Juli ini pasokan vaksin yang datang mencapai 30 juta dan pada Agustus nanti kembali berdatangan 45 juta vaksin.

"Tapi angka ini setiap hari berubah. Saya memahami semua daerah sekarang sudah semangat untuk vaksinasi, kita akan berusaha memenuhinya," imbuh Budi.

Baca juga: Dukung Percepatan Tercapainya Herd Immunity, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Vaksinasi Gratis

Pada akhir Juli ia menuturkan, 8 juta vaksin Sinovac dan 4 juta vaksin Astrazeneca tiba di Indonesia.

"Jadi 12 juta yang akan datang tanggal 25 sampai tanggal 31 itu nanti akan kita kirimkan," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menargetkan Kementrian Kesehatan pada bulan Juli ini melakukan penyuntikan 1 juta dosis per hari dan terus ditingkatkan hingga lebih dari 2 juta.

Namun pencapaian target 1 juta dosis per hari baru terlaksana beberapa kali.

Sementara capaian tertinggi jumlah vaksinasi terjadi pada Rabu (14/7).

Satgas Covid-19 melaporkan ada 2.415.382 dosis vaksin yang disuntikkan pada hari itu.

Dipaparkan ada 1.994.826 dosis vaksin  yang disuntikkan ke penerima dosis pertama dan 420.556 dosis untuk vaksinasi kedua.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved