Breaking News:

Virus Corona

DPRD DKI Ingatkan Pemprov Soal Potensi Penyebaran Covid-19 di Pasar

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Taufik Azhar menegaskan potensi penularan Covid-19 masin rentan terjadi

Tribunnews/JEPRIMA
Ilustrasi pasar di Jakarta 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Taufik Azhar menegaskan potensi penularan Covid-19 masin rentan terjadi di ruang publik, termasuk pasar.

Untuk itu ia meminta Perumda Pasar Jaya selaku BUMD DKI yang mengelola pasar, mengawasi ketat kegiatan operasional tempat perbelanjaan di ibu kota.

"Ini kan sekarang (PPKM) level 4, jadi memang harus betul-betul diperketat dan betul-betul dijalankan. Kalau ini tidak dijalankan, ini sama saja hanya akan membawa varian-varian Covid-19 baru, makanya prokes ini harus kita jaga," kata Taufik dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Adapun berdasarkan informasi dari Perumda Pasar Jaya, setiap pedagang, pegawai toko maupun pengunjung Pasar Tanah Abang, wajib membawa kartu vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama.

Selain itu juga jam operasional pasar di atasi hanya pukul 07.00 - 15.00 WIB, dengan kapasitas pengunjung hanya 50 persen. Ketentuan ini berlaku di seluruh blok Pasar Tanah Abang yang dikelola BUMD DKI, yaitu blok A, B, F dan G.

Taufik mengingatkan agar kebijakan yang ditetapkan sedemikian rupa itu tidak kontra produktif dalam penerapannya di lapangan. Sebab kerap kali aktivitas jual beli terjadi tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

"Kalau tidak dilakukan, mohon maaf masyarakat (pembeli) kadang-kadang lupa tentang peraturan prokes ini, dia lupa termasuk pedagangnya juga lupa kalau sedang melayani," ucap dia.

“Mudah-mudahan Perumda Pasar Jaya beserta jajaran bisa mengantisipasi hal itu," pungkasn

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved