Selasa, 5 Mei 2026

Virus Corona

Distribusi Kematian Covid-19 Laki-Laki dan Perempuan Secara Nasional Sama

Dewi Nur Aisyah mengatakan distribusi kematian akibat Covid-19 hampir sama antara laki-laki dan perempuan.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Tangkap layar kanal YouTube BNPB Indonesia
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Koordinator Bidang Data dan IT Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan distribusi kematian akibat Covid-19 hampir sama antara laki-laki dan perempuan.

Dari jumlah kematian akibat Covid-19 di Indonesia, 50 persennya merupakan laki laki, dan 50 persennya perempuan.

"Jadi kalau kita lihat sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan untuk distribusi kematian berdasarkan jenis kelamin di bulan Juli, Juni, April, Maret, atau Januari sekalipun masih dikisaran 50 persen, mirip mirip laki-laki dan perempuan ini distribusi kematiannya hampir sama," kata Dewi dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube BNPB, Rabu (4/8/2021).

Hanya saja menurut dia, apabila di breakdown ke level provinsi, persentasenya berubah.

Misalnya di Gorontalo, persentase kematian perempuan berubah dari 10 persen menjadi 50 persen.

Baca juga: Hasil Penelitian: Dua Dosis Vaksin Cegah Rawat Inap Hingga Kematian Saat Terpapar Covid-19

"Jadi kalau misalnya di bulan Juni, ini angkanya masih sekitar 10 persen tiba-tiba di bulan Juli naik sampai 50 persen," katanya.

Menurut Dewi kenaikan kasus kematian tertinggi pada perempuan terjadi di Gorontalo sebesar 48 persen, Papua Barat 43 persen, Sulawesi Tengah 19 persen , Bengkulu 15 persen, dan Sulawesi Tenggara 13,5 persen.

"Sedangkan ada juga daerah-daerah yang lebih turun malahan pasien perempuan yang meninggal distribusinya, contohnya di Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara," ujarnya.

Pencegahan Covid-19

Dikutip dari kemkes.go.id, berikut cara pencegahan Covid-19 pada level individu dan masyarakat:

Pencegahan Level Individu

Terdapat beberapa prinsip yang perlu diikuti untuk membantu mencegah Covid-19, yaitu menjaga kebersihan diri/personal dan rumah dengan cara:

a. Mencuci tangan lebih sering memakai sabun dan air setidaknya 20 detik atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizer), serta mandi atau mencuci muka jika memungkinkan, sesampainya rumah atau di tempat bekerja, setelah membersihkan kotoran hidung, batuk atau bersin dan ketika makan atau mengantarkan makanan.

b. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut menggunakan tangan yang belum dicuci.

c. Jangan berjabat tangan.

d. Hindari interaksi fisik dekat dengan orang yang memiliki gejala sakit.

e. Tutupi mulut saat batuk dan bersin dengan lengan atas bagian dalam atau dengan tisu lalu langsung buang tisu ke tempat sampah dan segera cuci tangan.

f. Segera mengganti baju/mandi sesampainya di rumah setelah berpergian.

g. Bersihkan dan berikan disinfektan secara berkala pada benda-benda yang sering disentuh dan pada permukaan rumah dan perabot (meja, kursi, dan lainlain), gagang pintu, dan lain-lain.

Baca juga: Vaksin COVID-19 Sinopharm Jadi Vaksin China Pertama yang Disetujui WHO, Miliki Keefektifan 79 Persen

Seorang anak mencuci tangan menggunakan wastafel kran injak PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) yang terdapat di Rusunawa Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2020). Menyambut hari cuci tangan sedunia yang jatuh setiap 15 November, Palyja membagikan westafel kran injak di 13 kelurahan dan 4 rumah susun di Jakarta. Tribunnews/Irwan Rismawan
Seorang anak mencuci tangan menggunakan wastafel kran injak PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) yang terdapat di Rusunawa Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2020). Menyambut hari cuci tangan sedunia yang jatuh setiap 15 November, Palyja membagikan westafel kran injak di 13 kelurahan dan 4 rumah susun di Jakarta. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Baca juga: Psikolog: Sisi Positif Pandemi Virus Corona Juga Perlu Disyukuri

Pencegahan Level Masyarakat

a. Dilarang berdekatan atau kontak fisik dengan orang mengatur jarak minimal 1 meter, tidak bersalaman, tidak berpelukan dan berciuman.

b. Hindari penggunaan transportasi publik (seperti kereta, bus, dan angkot) yang tidak perlu, sebisa mungkin hindari jam sibuk ketika berpergian.

c. Bekerja dari rumah (Work From Home) jika memungkinkan dan kantor memberlakukan ini.

d. Dilarang berkumpul massal di kerumunan dan fasilitas umum.

e. Hindari bepergian ke luar kota/luar negeri termasuk ke tempat-tempat wisata.

f. Hindari berkumpul teman dan keluarga, termasuk berkunjung/bersilaturahmi tatap muka dan menunda kegiatan bersama. Hubungi mereka dengan telepon, internet, dan media sosial.

g. Gunakan telepon atau layanan online untuk menghubungi dokter atau fasilitas lainnya.

h. Jika Anda sakit, dilarang mengunjungi orang tua/lanjut usia. Jika Anda tinggal satu rumah dengan mereka, maka hindari interaksi langsung dengan mereka.

i. Untuk sementara waktu, anak sebaiknya bermain sendiri di rumah.

j. Untuk sementara waktu, dapat melaksanakan ibadah di rumah.

Berita lain terkait Virus Corona

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus Corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved