Breaking News:

Virus Corona

Harga Tes PCR di India Murah 10 Kali Lipat, ini Kata Prof Tjandra

Ia mengatakan mungkin ada subsidi dari pemerintah setempat, sebagai bagian penanggulangan pandemi.

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Untuk mendukung penanganan pandemi Covid19, ARTOTEL Gajahmada Semarang berkerja sama dengan RS. Panti Wilasa Dr. Cipto Semarang dan Medico menyediakan layanan PCR Swab Drive Thru yang dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB di parkir VIP ARTOTEL, Kamis (29/7/21). Untuk tes anti gen cukup membayar 195 ribu dan PCR 725 ribu. Pelayanan tes PCR Swab Drive Thru ini berlangsung hingga 26 Oktober 2021. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Jika dibanding India, harga tes PCR Indonesia berbeda 10 kali lipat.

Di India tes PCR hanya dibandrol 96ribu sementara di Indonesia rata-rata 900ribu.

Ada beberapa kemungkinan India mampu menekan harga tes PCR, seperti yang diungkap Eks direktur WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama.

Ia mengatakan mungkin ada subsidi dari pemerintah setempat, sebagai bagian penanggulangan pandemi.

Prof Tjandra Yoga Aditama
Prof Tjandra Yoga Aditama (HO/TRIBUNNEWS)

"Kalau harga tes lebih murah maka jumlah tes di negara kita juga dapat lebih banyak sehingga lebih mudah mengendalikan penularan di masyarakat," ungkapnya dalam pesan tertulis yang diterima, Sabtu (14/8/2021).

Baca juga: Harga Tes PCR Indonesia Mahal Dibanding India, Kemenkes Siap Evaluasi

Guru besar FKUI ini juga menilai, di India ada fasilitas keringanan pajak dan bukan hal yang mustahil jika harga PCR murah karena fasilitas tersebut.

Banyak juga dibicarakan tentang lebih murahnya bahan baku untuk industri serta
ketersediaan tenaga kerja yang besar.

"Semua kemungkinan ini perlu dianalisa lebih lanjut. Tetapi yang jelas, selain tarif PCR maka harga obat-obatan di India juga amat murah bila dibandingkan dengan Indonesia," ungkapnya lagi.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved