Sabtu, 24 Januari 2026

Virus Corona

Mengetahui Perbedaan Post Covid-19 dan Long Covid-19

Kedua istilah ini kerap disematkan pada orang yang masih merasakan gejala pascadinyatakan negatif secara medis. 

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona. Studi dari Harvard Medical School menyatakan virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) kemungkinan sudah ada dan menyebar di China sejak Agustus 2019. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagian masyarakat kini sering mendengar istilah Post Covid-19 dan Long Covid-19. 

Kedua istilah ini kerap disematkan pada orang yang masih merasakan gejala pascadinyatakan negatif secara medis. 

Menurut dr Kevin Triangto Sp KFR, ada perbedaan dari kedua istilah tersebut.

Baca juga: Pemerintah Tegaskan Semua Vaksin Efektif Lawan Varian Baru Covid-19

Orang yang yang disebut Long Covid-19, kata dr Kevin, merupakan pasien isolasi mandiri namun tidak melakukan tes. 

Ilustrasi Covid-19
Ilustrasi Covid-19 (freepik)

Setelah ditunggu setelah dua minggu atau 20 hari, gejala tersebut hilang.

Pada kasus Long Covid-19 muncul gejala, namun belum ada kepastian negatif atau tidak. 

"Tapi ada dinyatakan positif atau riwayat kontak, itu disebut long Covid-19," ungkapnya pada siaran Radio Kesehatan dikutip Rabu, (18/8/2021). 

Berbeda dengan Post Covid-19. Menurut dr Kevin, seseorang dinyatakan Post Covid-19 jika sebelumnya pasien dinyatakan positif.

Baca juga: Per 18 Agustus, Keterisian BOR RS Covid-19 Secara Nasional Terus Turun hingga 44,05 Persen

Baca juga: Di Tengah Krisis Politik, Malaysia Laporkan Rekor Covid-19 Harian Tertinggi dengan 22.242 Kasus

Kemudian setelah dilakukan tes secara medis hasilnya negatif. 

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona (https://www.freepik.com/)

Hanya, setelah dinyatakan negatif, pasien masih merasakan gejala Covid-19. Bahkan sampai menganggu aktifitasnya. 

Di sisi lain, Post Covid-19 bisa menyebabkan gangguan pada beberapa organ. Seperti jantung, paru, pembuluh darah dan sebagainya.

Tidak hanya itu, Post Covid-19 bisa memunculkan masalah kulit dan juga masalah psikologis. Ditandai dengan sering merasa cemas dan depresi.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved