Breaking News:

Virus Corona

Pemerintah Didorong Buat Sentra Vaksinasi yang Terjangkau Masyarakat Adat

pendirian klinik vaksinasi darurat berupa tenda atau bangunan sementara di lokasi yang terjangkau.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Pemerintah didorong untung membuat sentra vaksinasi yang terjangkau masyarakat adat. 

Peran Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), atau pondok bersalin desa (Polindes) dapat dimaksimalkan dalam urusan distribusi informasi dan vaksin.

“Kalau hanya berharap pada dinas kesehatan di kabupaten, kapan vaksinasi akan selesai?” kata Edo.

Di sisi lain Rukka pun mendesak, vaksinasi harus masuk ke kampung-kampung pedalaman tempat masyarakat adat tinggal.

Jika vaksinasi hanya menyasar perkotaan atau wilayah pusat pemerintahan, warga bakal kehilangan minat karena susah mengaksesnya.

Baca juga: Sertifikat Vaksin Covid-19 Belum Muncul? Segera Kirim Email ke sertifikat@pedulilindungi.id

Akibatnya, hak-hak kesehatan masyarakat adat jadi tidak terpenuhi.

Penanganan pandemi secara keseluruhan pun berisiko tak tercapai.

Menyikapi hal ini Koalisi Masyarakat Sipil untuk Akses Vaksinasi bagi Masyarakat Adat dan Kelompok Rentan menyerukan beberapa poin.

Pertama, pemerataan vaksin bagi seluruh penduduk tanpa terkecuali, terutama di luar Jawa dan Bali.

Kedua, mendorongan pemerintah untuk menambah tenaga vaksinator.

Penambahan ini bisa mempercepat laju vaksinasi dan memperluas cakupan wilayah vaksinasi.

Ketiga, mendorongan keterlibatan BUMN atau swasta dalam distribusi vaksin hingga ke tingkat kecamatan, desa, hingga wilayah pelosok tempat masyarakat adat tinggal.

Keempat, pendirian klinik vaksinasi darurat berupa tenda atau bangunan sementara di lokasi yang terjangkau.

Lokasi penyelenggaraan vaksinasi perlu diupayakan lebih menjangkau banyak kalangan.

Ketimbang hanya mengandalkan lokasi di pusat kota atau pusat pemerintahan.

Serta, pemerintahan desa atau struktur pemerintahan terkecil hendaknya dilibatkan demi meluaskan jangkauan vaksinasi.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved