Breaking News:

Virus Corona

Satgas Khusus Covid-19 Israel Minta Pengadaan Vaksin Dosis Keempat untuk Warganya

Padahal negara itu telah melakukan inokulasi pada lebih dari 2,5 juta warganya, dengan tiga dosis vaksin Covid-19.

freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, TEL AVIV - Tsar atau Kepala Satgas khusus virus corona (Covid-19) Israel, Salman Zarka mengatakan, dengan terus berkembangnya varian baru virus itu, maka diperlukan persiapan untuk memulai suntikan dosis keempat.

Padahal negara itu telah melakukan inokulasi pada lebih dari 2,5 juta warganya, dengan tiga dosis vaksin Covid-19.

"Namun putaran vaksin booster lainnya akan diperlukan untuk vaksinasi dalam menghadapi perkembangan varian baru. Mengingat virus itu ada di sini dan akan tetap ada, kita juga harus mempersiapkan diri untuk dosis keempat, seperti inilah hidup kita mulai saat ini," tambah Zarka.

Baca juga: Singapura Tawarkan Vaksin Booster kepada Lansia dan Orang dengan Gangguan Kekebalan

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (5/9/2021), ia meyakini bahwa dosis booster yang diklaim lebih efektif dalam melawan varian baru, bisa siap pada akhir 2021 atau awal 2022.

Sementara itu, pejabat kesehatan negara itu sebelumnya menyatakan bahwa dosis booster vaksin perlu dilakukan 'sekali dalam setahun atau lima hingga enam bulan'.

Perlu diketahui, Israel merupakan salah satu negara pertama yang menawarkan dosis ketiga vaksin yang telah diterima lebih dari 2,5 juta orang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved