PON Papua

Pemerintah Antisipasi Kasus Covid-19 Pasca PON XX Papua

"Masyarakat tidak perlu khawatir, kasus Covid-19 pasca PON XX tertangani dengan baik," katanya dalam siaran pers, Jumat (15/10/2021).

Editor: Johnson Simanjuntak
Tribunnews/Jeprima
Para pesepak bola tim Papua melakukan selebrasi atas kemenangan yang diperoleh usai mengalahkan Aceh dalam laga final sepak bola putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua (14/10/2021). Hingga peluit akhir dibunyikan, Papua unggul 2-0 (2-0) dari Aceh. Dengan demikian Papua berhak atas medali emas sepak bola putra. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah menerapkan mekanisme penanganan kasus Covid-19 di PON XX Papua secara komprehensif, meliputi keberangkatan dari Papua hingga kedatangan di daerah tujuan masing-masing.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menerangkan, pemerintah  mempersiapkan pra, proses pelaksanaannya, serta mempersiapkan mekanisme penanganan kasus Covid-19 pasca PON XX.

Meski tak bisa dihindari adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19, hal ini merupakan bukti upaya skrining berjalan dengan baik. Terhadap mereka yang positif juga dilakukankarantina terpusat dan pelacakan penyebaran.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, kasus Covid-19 pasca PON XX tertangani dengan baik," katanya dalam siaran pers, Jumat (15/10/2021).

Johnny memaparkan, pemerintah  juga  menerapkan mekanisme kepulangan peserta PON dengan aman.

Mekanisme ini meliputi monitoring COVID-19 oleh Kemenkes dan Kemenhub hingga H+5.

Peserta PON juga akan melalui tes RT-PCR sebelum keberangkatan dari Papua dan saat tiba di daerah tujuan.

Baca juga: 2.891 Personel Gabungan TNI-Polri Diturunkan Kawal Penutupan PON XX Papua di Stadion Lukas Enembe

Adapun, peserta PON yang positif Covid-19 akan melalui proses karantina terpusat selama 5 hari dan kembali menjalani tes RT-PCR pada hari ke-4 karantina.

"Biaya tes dan karantina ditanggung Pemda dan Satgas Covid-19 daerah," ujarnya.

** Evaluasi Penyelenggaran PON XX Papua**

Seluruh hasil evaluasi penyelenggaraan PON XX akan menjadi catatan penting untuk perbaikan di perhelatan besar selanjutnya.

Johnny  mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi terhadap para atlet yang terkonfirmasi positif, risiko penularan tertinggi terdapat di;penginapan dan tempat akomodasi makan dan minum.

Risiko Penukaran tinggi juga terjadi saat kontak fisik dalam pertandingan, dan kontak erat di area pertandingan.

Atas pembelajaran dari PON XX, lanjutnya, pemerintah menetapkan beberapa hal untuk menjadi protokol kesehatan pada perhelatan besar selanjutnya

Pertama, Satgas COVID-19 masing-masing acara perlu diberikan wewenang yang cukup untuk menerapkan protokol kesehatan.

Kedua, asrama yang digunakan harus mengakomodasi jaga jarak aman antar peserta.

"Sementara itu, yang Ketiga dan Keempat adalah rutin random tes PCR untuk atlet di masa pertandingan dan ruang isolasi harus siap," ujarnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved