Breaking News:

Virus Corona

Soal Kaburnya Rachel Vennya dari Karantina, Kemenkes Imbau Aparat Tegakan Aturan Sesuai Ketentuan

Kasus kaburnya selebgram Rachel Vennya dari karantina di RSDC Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta terus menjadi sorotan.

Editor: Adi Suhendi
capture zoom meeting
Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus kaburnya selebgram Rachel Vennya dari karantina di RSDC Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta terus menjadi sorotan.

Terkait hal tersebut, Kementerian Kesehatan(Kemenkes) menyebut selama ini aturan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri sudah dilakukan dengan ketat baik di sektor kesehatan, penyelenggara maupun keamanan.

Namun, Rachel Vennya bisa kabur dari tempat karantina sepulang dari Amerika Serikat karena dibantu oknum aparat keamanan.

"Iya kan ini oknum," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi dalam pernyataannya, Minggu(17/10/2021).

Karena itu, Siti Nadia mengimbau kepada aparat keamanan di RSDC Wisma Atlet agar menegakkan aturan karantina sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan masyarakat juga harus patuh.

Baca juga: Rachel Vennya Akan Diperiksa Polisi Kamis Depan, Buntut Kabur saat Karantina di Wisma Atlet

"Kita mengimbau aparat keamanan menegakkan aturan sesuai dengan ketentuan dan mengimbau masyarakat untuk patuh dan melakukan tanpa kecuali demi keamanan dan keselamatan kita semua," kata Siti Nadia.

Oknum aparat keamanan berinisial FS yang membantu Rachel Vennya kabur dari karantina itu pun telah dinonaktifkan sejak Kamis (14/10/2021). FS telah dikembalikan ke kesatuan asalnya.

Dia diduga terlibat membantu Rachel Vennya lantaran bertugas sebagai pengamanan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Baca juga: Soal Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Satgas Covid-19 Tegaskan Proses Hukum Sedang Berjalan

Siti Nadia mengatakan hanya aparat keamanan yang ditugaskan untuk melakukan pengawasan masyarakat di tempat karantina.

"Karantina di hotel yang dipesan dan hotelnya sudah di list tidak semua. Itu seperti hotel karantina setelah itu baru bisa ke tempat tujuan," ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Wiku Adisasmito memastikan proses hukum tetap berjalan terkait kasus Rachel Vennya tersebut. Satgas, kata Wiku, menjunjung tinggi penerapan aturan yang berlaku dan menegakkan kedisiplinan untuk keselamatan masyarakat.

Polda Metro Jaya akan memanggil selebgram Rachel Vennya pekan depan untuk dimintai klarifikasi terkait kasus tersebut. Surat pemanggilan akan segera dilayangkan kepada Rachel Vennya pada Senin (18/10/2021) nanti. Untuk kemudian agar memenuhi pemanggilan pada Kamis (21/10/2021) pekan depan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved