Virus Corona
Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Harus Didukung Keluarga
Siti Nadia Tarmizi mengatakan, ada sejumlah faktor yang membuat cakupan vaksinasi terhadap lansia tak semasif kelompok lain.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus berupaya mengejar target cakupan vaksinasi Covid-19 terhadap lansia, minimal 50 persen lansia telah menerima dosis lengkap pada akhir tahun ini.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan, ada sejumlah faktor yang membuat cakupan vaksinasi terhadap lansia tak semasif kelompok lain.
Untuk diketahui, vaksinasi lansia telah dimulai sejak Maret 2021, sebagai kelompok prioritas.
Namun hingga saat ini, baru 43 persen lansia menerima vaksin dari total sasaran 21,5 juta.
"Masih ada informasi-informasi yang kurang tepat yang diterima oleh para raja ini sehingga membuat para lansia ini ragu-ragu untuk mendapatkan vaksin," jelas Nadia dalam dialog virtual KCPEN, Kamis (11/10/2021).
Baca juga: Pemerintah Jemput Bola Rampungkan Vaksinasi Lansia
Untuk itu perlu dukungan dari orang-orsng sekitar lansia untuk dapat memotivasi dan memberikan informasi yang benar terkait manfaat vaksin.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam / Vaksinolog dr. Dirga Sakti menegaskan, lansia harus tetap divaksinasi meski aktivitas mereka hanya di rumah.
Menurutnya, anggapan lansia tak perlu divaksinasi karena aktivitasi mereka kebanyakan di rumah itu tidaklah benar.
"Lansia nggak keluar rumah tapi yang muda keluar, maka yang muda bisa menularkan. Jadi bukan berarti di rumah pasti aman. Tetap divaksinasi. Ada anggapan lansia itu pasti penyakitnya sudah banyak terus pasti hidupnya nggak lama, lagi ngapain vaksinasi. Itu salah," jelasnya.
Semua lansia berhak menerima vaksin Covid-19 tanpa batasan umur.
Baca juga: Kemenkes: Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Diharapkan Capai Target 50 Persen di Akhir 2021
Jika tidak yakin dengan riwayat kesehatan lansia, anggota keluarga dapat mendatangi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk dilakukan skrining boleh atau tidak boleh divaksinasi.
"Bukan usia tetapi kriteria secara medis ini jangan saya sudah tua sudah pasrah di rumah saja, wnggak dibawa ke rumah sakit, enggak dibawa ke tempat-tempat vaksinasi itu salah. Ayo bagi yang belum vaksinasi kakek nenek kita orang tua kita kita kita bawa dulu ke tempat vaksinasi nanti petugas yang akan menentukan Apakah beliau itu layak atau tidak bisa ini jangan buru-buru menyerah dulu," pesannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/juru-bicara-vaksinasi-covid-19-dari-kementerian-kesehatan-siti-nadia-tarmizi.jpg)