Breaking News:

Virus Corona

4,3 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Tanah Air sebagai Tahap ke-129

Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-129 dalam jumlah 4.397.740 dosis vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi.

Editor: Wahyu Aji
Tribunnews/Jeprima
Tenaga kesehatan menunjukkan vaksin Covid-19 Pfizer di Sentra Vaksinasi Covid-19 Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Nasional, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/9/2021). Sentra vaksinasi Covid-19 dengan protokol kesehatan bagi pilar-pilar sosial, wartawan, mahasiswa, dan masyarakat umum berusia 12 tahun ke atas itu menyediakan tiga jenis vaksin sekaligus yaitu Pfizer, Sinovac, dan AstraZeneca, berlangsung dari tanggal 16 hingga 18 September 2021. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  -- Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-129 dalam jumlah 4.397.740 dosis vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi.

"Dengan kedatangan ini, total kedatangan vaksin hingga saat ini dalam bentuk bulk atau bahan baku dan jadi sekitar 358 juta," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Rabu (24/11).

Ia memastikan, stok vaksin terus ditambah pemerintah agar cukup diberikan kepada rakyat Indonesia sebagai upaya pemerintah dalam memerangi pandemi.

Per 23 November ini, sudah 135 juta penduduk Indonesia yang telah mendapatkan dosis pertama, 90 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.

Menurutnya, untuk remaja sudah 23 juta remaja yang mendapatkan dosis pertama, angka ini 86 persen dari sasaran vaksinasi di kelompok remaja.

Dan 15 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.

Sementara untuk vaksinasi lansia, 11 juta lansia di Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 6,9 juta di antaranya sudah dosis lengkap.

Percepatan vaksinasi di kelompok lansia sangat dibutuhkan.

Baca juga: Prediksi Menkes Jerman: Akhir Musim Dingin Ini, Ada yang Divaksinasi, Sembuh atau Mati

Dia menekankan, perlu ada kerja sama semua pihak agar dapat mempercepat kelompok lansia yang divaksinasi.

"Kelompok lansia memiliki risiko kematian tertinggi jika terinfeksi Covid-19. maka dari itu perlu dilindungi," ujar Johnny.

Sementara itu, Menkominfo juga menyebut, menurut rencana kelompok pertama yang akan menerima vaksinasi booster secara gratis pada 2022 adalah lansia dan diikuti peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Sebagai tambahan, lanjutnya, saat ini ada sebelas jenis vaksin Covid-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bisa menjadi opsi dalam pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster pada 2022.

Baca juga: Ini Penyebab Masyarakat Perkotaan Enggan Vaksinasi Covid-19

"Adapun sebelas vaksin Covid-19 itu adalah Sinovac, Vaksin Covid-19 PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Sputnik V, Zifivax, Janssen, Convidecia dan Covovax," kata Johnny.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved