Breaking News:

Virus Corona

India Umumkan Dua Kasus Pertama Varian Omicron

India mengumumkan dua kasus pertama varian baru COVID-19 Omicron pada Kamis kemarin,

Punit Paranjpe/AFP]
Pasien covid-19 di India menggunakan oksigen. Obat Covid-19 dan Oksigen Langka Di Rumah Sakit, Warga India Berburu ke Pasar Gelap. Kini, India Umumkan Dua Kasus Pertama Varian Omicron 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI - India mengumumkan dua kasus pertama varian baru virus corona (Covid-19) Omicron pada Kamis kemarin, setelah berjuang melawan lonjakan rekor kasus infeksi dan kematian pada April hingga Juni lalu.

Pada periode itu, Delta masih menjadi varian yang dominan di negara itu.

Dikutip dari laman The Straits Times, Jumat (3/12/2021), pejabat tinggi Kementerian Kesehatan India, Luv Agarwal mengatakan dua laki-laki berusia 66 dan 46 tahun di negara bagian Karnataka selatan, telah dites positif terinfeksi varian Omicron.

Baca juga: Varian Omicron Covid-19 Ditemukan di Lima Negara Bagian AS, 10 Kasus Dilaporkan

Baca juga: Varian Omicron Menyebar ke Asia, Terdekat Kini Virusnya Ada di Singapura

"Sesuai protokol, semua kontak erat primer dan sekunder mereka telah dilacak dan sedang diuji," kata Agarwal dalam konferensi pers.

Namun pihak berwenang di ibukota Karnataka, Bangalore mengatakan bahwa tidak satupun dari dua kasus yang diidentifikasi itu telah melakukan kontak satu sama lain.

Sementara itu, satu dari dua kasus tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini.

Ilustrasi gejala Covid-19 varian Omicron
Ilustrasi gejala Covid-19 varian Omicron (Freepik)

Seorang Profesor di Universitas Ashoka India yang telah bekerja pada pemodelan Covid-19, Gautam Menon menyampaikan bahwa kemungkinan varian Omicron telah memasuki India sebelum kali pertama dilaporkan diidentifikasi di Afrika Selatan.

"Karena ada beberapa keterlambatan dalam pengujian sampel," kata Prof Menon.

Perlu diketahui, Omicron kali pertama ditemukan di Afrika Selatan.

Saat ini, varian tersebut menjadi tantangan baru bagi upaya global dalam memerangi pandemi.

Beberapa negara pun telah menerapkan kembali aturan pembatasan.

Sedangkan India belum memberlakukan larangan perjalanan internasional baru.

Kendati demikian, pada Senin lalu, Kementerian Kesehatan negara itu memerintahkan semua pelancong yang datang dari 12 negara 'berisiko' untuk wajib menjalani tes Covid-19 pasca-kedatangan, bersamaan dengan tes acak dari kedatangan internasional lainnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved