Virus Corona
Pakar Sebut Pesawat Bukan Satu-Satunya Transportasi yang Punya Risiko Tinggi Tularkan Covid-19
Bukan cuma pesawat, semua transportasi berisiko menjadi tempat penularan virus corona atau Covid-19.
Laporan Wartawan Tribunnews.com Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Transportasi jalur darat kerap dianggap paling berisiko menularkan virus Covid-19.
Ini dikarenakan selama perjalanan penumpang berada di dalam ruang tertutup.
Saat terbang, pesawat juga tidak ada sirkulasi udara.
Sehingga kemungkinan virus SARS-CoV-2 berada di dalam ruangan semakin besar.
Namun, Pakar Biologi Molekuler Fakultas Kedokteran UNIKA dr Soejigapranata Semarang,
Sugeng Ibrahim mengatakan semua transportasi berisiko menjadi tempat penularan.
Bukan hanya pesawat saja.
Ia pun menjelaskan bagaimana penularan tersebut dapat terjadi di dalam pesawat.
Hal ini dikarenakan adanya penumpang yang membuka masker selama dalam perjalanan.
Baca juga: Mengenal Cumulonimbus, Awan yang Berbahaya bagi Pesawat, Ini Proses Terjadinya Awan
"Kenapa masih tertular di pesawat? Karena lepas masker yaitu ketika makan. Makanya rekomendasi perjalanan jarak jauh, selain mereka diberikan protokol ketat pesawat, diingatkan," ungkapnya lewat siaran Radio MNC Trijaya, Selasa (14/12/2021).
Ia pun menyarankan adanya protokol kesehatan yang melarang berbicara saat makan. Karena droplet, dengan jarak minimal satu setengah meter sudah bisa menularkan virus Covid-19.
"Tidak usah terlalu melakukan pembedaan. Ini naik pesawat, kereta, semua berisiko. Untuk meminimalisir risiko itu kita pakai vaksin dua kali, selalu bermasker," tegas Sugeng.
Sugeng pun mengajak masyarakat untuk tidak memilih-milih jenis vaksin.
Karena yang paling bagus adalah mendapatkan suntik vaksin.
Baca juga: Aturan dan Syarat Naik Kereta hingga Pesawat saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022
Lalu bila seseorang bermasker, maka risiko terinfeksi tinggal 25 persen saja.
Apa lagi kalau bermasker dan jaga jarak, maka risiko penularan tinggal 2 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/masker-di-pesawat00121.jpg)