Breaking News:

Penanganan Covid

Kombinasi Vaksin Booster Covid-19: Vaksin Primer Sinovac bisa Terima AstraZeneca atau Pfizer

Penerima booster vaksin dapat menerima jenis vaksin yang berbeda dengan dosis primer atau dosis utama. Berikut aturan pemberian dosisnya.

TRIBUNNEWS/Jeprima
Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan Surat Edaran tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan atau Booster.

Surat Edaran tersebut bernomor HK.02.02/II/252/2022 dan di antaranya mengatur tentang regimen dosis vaksinasi booster yang diberikan pada Januari 2022.

Dijelaskan bahwa penerima booster vaksin dapat menerima jenis vaksin yang berbeda dengan dosis primer atau dosis utama.

Perlu diketahui, vaksinasi primer merupakan vaksinasi dosis utama untuk memberikan imunitas/kekebalan terhadap penyakit Covid-19 dalam jangka waktu tertentu.

Vaksinasi primer diberikan secara Homolog, yakni jenis vaksin 1 dan 2 sama.

Sedangkan vaksinasi booster, diberikan setelah mendapatkan vaksin primer dosis lengkap.

Baca juga: Kemenkes Izinkan Vaksinasi Booster Serentak di Seluruh Wilayah Indonesia

Baca juga: Perbedaan Vaksinasi Booster dengan Vaksinasi Tambahan, Ini Pentingnya Booster Vaksin

Tujuannya adalah untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan.

Adapun pemberiannya dapat secara homolog maupun heterolog.

Vaksin booster homolog artinya, vaksin diberikan menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

Untuk Heterolog, menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved