Virus Corona

Vaksin Booster Sinovac Disebut Dapat Tingkatkan Antibodi 20 - 30 Kali dengan KIPI yang Rendah

Sinovac mengungkapkan, tingkat keamanan dan efektivitas vaksin Covid-19 mulai usia 3 - 60 tahun.

Editor: Anita K Wardhani
AFP/STR
Foto ini diambil pada 9 Januari 2022 menunjukkan seorang penduduk (kanan) menerima suntikan vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di Rongcheng, di provinsi Shandong timur China. Vaksin Booster Sinovac Disebut Dapat Tingkatkan Antibodi 20 - 30 Kali dengan KIPI yang Rendah.(Photo by AFP) / China OUT 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sinovac mengungkapkan, tingkat keamanan dan efektivitas vaksin Covid-19 mulai usia 3 - 60 tahun.

Disampaikan, dosis ketiga CoronaVac® sebagai booster dapat meningkatkan antibodi sebesar 20 kali bagi penerima vaksin usia 18-59 tahun dan lebih dari 30 kali bagi penerima lansia 60 tahun ke atas.

Clinical Researcher of SINOVAC, Yaping Qiao PhD, mengemukakan, berdasarkan penelitian, CoronaVac® menunjukkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang rendah sehingga aman bagi anak usia > 3 tahun, lansia > 60 tahun, serta ibu hamil dan menyusui.

Baca juga: Simak Syarat Mendapat Vaksin Booster, Lengkap Mekanisme Vaksinasi

Baca juga: Kombinasi Vaksin Booster Covid-19: Vaksin Primer Sinovac bisa Terima AstraZeneca atau Pfizer

Dalam uji klinis CoronaVac® di sejumlah negara dari tahun 2020-2021, KIPI pada anak > 3 tahun sebagian besar adalah grade 1 dan 2 yang berupa nyeri ringan serta demam ringan setelah penyuntikan.

Sedangkan pada studi yang dilakukan pada ibu hamil dan menyusui di Brazil pada periode April – Agustus 2021, insidensi KIPI sebanyak 74,1 per 100.000 dosis.

"Ini merupakan KIPI terendah dibandingkan empat vaksin Covid-19 lainnya yang digunakan di Brazil," kata Yaping dalam kegiatan virtual Indonesian Congress Simposium on Combating COVID-19 Pandemic without Boundaries', Minggu (15/1/2022).

Indonesian Congress Simposium on Combating COVID-19 Pandemic without Boundaries', Minggu (15/1/2022).
Indonesian Congress Simposium on Combating COVID-19 Pandemic without Boundaries', Minggu (15/1/2022). (istimewa)

Yaping Qiao PhD menambahkan, pada Oktober 2021, penelitian di Chili mengungkapkan pemberian vaksin booster meningkatkan kemampuan CoronaVac® dalam mengurangi tingkat keparahan Covid-19 dari 56 persen menjadi 80 persen.

Selain itu, pemberian booster juga meningkatkan efektivitas CoronaVac® dalam mencegah perawatan di Rumah Sakit dari 84 persen menjadi 88 persen.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menambahkan, melihat efektivitas booster dalam mengurangi tingkat keparahan covid-19 dan perawatan di RS, pemerintah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas booster gratis yang telah tersedia.

Chief Business Officer of SINOVAC, Helen Yang, mengatakan, Sinovac meyakini bahwa solidaritas dan kerjasama berbagai institusi adalah siasat pertahanan paling ampuh untuk mengatasi pandemi.

Sebagai bagian komitmen untuk mendukung upaya Indonesia dalam penanganan Covid-19, melalui kegiatan yang mengikutsertakan pembicara dari berbagai institusi terkait untuk berbagi riset ilmiah dan temuan terkini dari vaksin CoronaVac®.

"Kami berharap kesempatan ini mampu meningkatkan kapabilitas Indonesia dalam mengatasi pandemi," kata Helen.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved