Virus Corona

Lebih Cepat Deteksi Omicron, Menkes Tambah Stok Tes PCR-SGTF ke Daerah

Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, tidak semua kasus Covid-19 di Indonesia akan menjalani tes whole genome sequence.

Editor: Wahyu Aji
Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, tidak semua kasus Covid-19 di Indonesia akan menjalani tes Whole Genome Sequence (WGS) atau metode deteksi Omicron.

"Kasus semakin banyak tidak semua akan di whole genome sequencing lagi, akan lebih kita arahkan untuk menganalisa pola penyebaran hasil kasus Omicron," kata dia dalam konferensi pers virtual, Senin (24/1/2022).

Budi menjelaskan, nantinya dalam mendeteksi kasus Omicron, Kemenkes akan menggunakan PCR yang jauh lebih cepat yakni PCR-SGTF.

"Kita distribusikan dan akan segera kita tambah untuk didistribusikan ke daerah-daerah," imbuh mantan dirut Bank Mandiri ini.

Diharapkan seluruh pihak terkait daoat  disiplin untuk melakukan testing satu per 1000 penduduk per minggu.

Baca juga: Wagub DKI Ungkap Keterisian Tempat Tidur di RS Rujukan Jakatya Naik Signifikan, Kini Capai 31 Persen

"Tetap dijalankan dan strategi isolasi di rumah maupun isolasi terpusat dan rumah sakit tetap kita jalankan sesuai dengan protokol yang ada," pesan Budi.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved