Kemenag Usulkan Pembukaan Bandara Lain Untuk Pemberangkatan Umrah
Saat ini, hanya Bandara Soekarno-Hatta yang digunakan untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah umrah.
Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief bakal menyurati Satgas Nasional Penanganan Covid-19 untuk mengusulkan pembukaan bandara lain untuk pemberangkatan umrah.
Hilman mengatakan kewenangan untuk membuka bandara lain terdapat pada Satgas Nasional Penanganan Covid-19.
Saat ini, hanya Bandara Soekarno-Hatta yang digunakan untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah umrah.
“Kementerian Agama akan bersurat ke BNPB untuk mengusulkan pembukaan bandara di kota lainnya sebagai tempat pemberangkatan dan pemulangan jemaah umrah," ujar Hilman melalui keterangan tertulis, Rabu (2/2/2022).
Pembukaan akses kedatangan warga dari luar negeri ke Indonesia juga berkaitan dengan kesiapan fasilitas bandara dan sarana karantinanya.
Baca juga: 3 Jemaah Umrah Sarolangun Dikabarkan Terpapar Covid-19, Kepala Kemenag: Mereka Tidak Koordinasi
Usulan pembukaan bandara lain, menurut Hilman, dilakukan untuk mencegah kelebihan kapasitas di Bandara Soekarno-Hatta.
"Dalam rangka mengantisipasi penumpukan dan over load Bandara Soekarno-Hatta," ucap Hilman.
Keberangkatan jemaah umrah Indonesia sudah berlangsung hampir satu bulan.
Baca juga: Puluhan Jemaah Umrah Positif Covid-19, Kemenag Sebut Penyelenggaraan Umrah Tetap Bisa Dilanjutkan
Pertama kali jemaah umrah dari Indonesia diberangkatkan pada 8 Januari 2022 lalu.
Kini sudah lebih 8.000 jemaah Indonesia yang terbang ke Arab Saudi untuk beribadah umrah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/2-tahun-vakum-akibat-pandemi-kemenag-lepas-419-jemaah-umroh_20220108_164338.jpg)