Rabu, 27 Mei 2026

Virus Corona

Terus Membaik, Tersisa 9 Daerah yang Terapkan PPKM Level 3 di Jawa Bali

Kasus konfirmasi positif, tingkat rawat inap, dan angka kematian di Jawa-Bali mengalami penurunan. 

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Warga antri naik Busway saat bubaran perkantoran di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakata Pusat, Rabu (23/3/2022) Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali selama dua minggu. Perpanjangan PPKM level 2 hingga 4 April berarti masih ada pembatasan- pembatasan aktifitas masyarakat. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa kondisi Pandemi Covid-19 di Jawa-Bali saat ini sangat terkendali. 

Kasus konfirmasi positif, tingkat rawat inap, dan angka kematian di Jawa-Bali mengalami penurunan. 

"Seluruh provinsi di Jawa Bali hari ini mengalami penurunan kasus mulai dari 96 hingga 98 persen dibandingkan dengan puncak kasus Omicron beberapa waktu yang lalu," kata Luhut usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (4/4/2022).

Dampak dari menurunnya kasus, angka kematian dan rawat inap tersebut, maka level asesmen kabupaten dan kota di Jawa-Bali juga berubah.

Luhut mengatakan saat ini sudah tidak ada lagi daerah di Jawa-Bali yang berada pada level 4 PPKM.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Pada Posisi Terkendali, Menurun Hingga 97 Persen

"Sebanyak 93 persen kabupaten kota di Jawa Bali sudah pada berada pada level 1 dan 2, " katanya.

Level PPKM tertinggi di Jawa-Bali saat ini yakni level 3. Hanya tersisa 9 kabupaten atau kota di Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level 3.

"Terkait informasi detail mengenai hal ini akan tertuang dalam Inmendagri yang keluar di sore hari ini," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved