Virus Corona

Kasus Covid-19 di Indonesia Lebih Rendah dari Negara Lain, Kasus Tertinggi Ada di Jawa-Bali 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap kasus Covid-19 di Indonesia cenderung rendah.

Editor: Wahyu Aji
Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menerima penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, bertempat di selasar Loka Kretagama Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (30/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap kasus Covid-19 di Indonesia cenderung rendah.

Jika, dibandingkan dengan negara lain seperti Amerika, Australia hingga Jepang. 

Ia pun menyebutkan jika kasus di sejumlah negara di Jepang masih tinggi hingga ratusan ribu.

Begitu juga dengan Amerika Serikat, Australia, India yang sedang mengalami kasus Covid-19 relatif tinggi.

Kasus di Indonesia relatif lebih rendah dari berbagai negara lain. 

Meski saat ini positifity rate mingguan masih berada di angka 9 persen. Kemudian kasus aktif ada di angka 48 ribu.

Menurut Airlangga, kasus rata-rata turun hingha 1,94 persen.  

"Kalau kita lihat, secara nasional terjadi penurunan pada angka 1,12 persen. Ada beberapa wilayah seperti Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua turun," ungkapnya pada konferensi pers virtual, Selasa (23/8/2022).

Baca juga: Covid-19 Terkendali, Pemerintah Berlakukan PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Lebih lanjut, Airlangga menyebutkan jika saat ini kasus Covid-19 di Jawa-Bali ada di 3000 kasus. Sedangkan kasus Covid-19 luar Jawa-Bali beradai 300. Sehingga kasus Covid-19 di Jawa-Bali ada di 89 persen. Dan di luar Jawa-Bali berada di 10 persen. 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved