Virus Corona

Sertifikasi Halal Vaksin IndoVac Diharapkan Segera Terbit

Bio Farma mengajukan sertifikasi kehalalan IndoVac agar menjamin rasa aman masyarakat Indonesia.

Bio Farma
Sejak Juli 2022, Bio Farma intensif berkomunikasi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk pemenuhan data-data pendukung, sehingga izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization (EUA) dari vaksin IndoVac diharapkan dapat dirilis dalam waktu dekat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Bio Farma mengajukan sertifikasi kehalalan IndoVac agar menjamin rasa aman masyarakat Indonesia.

Vaksin Covid-19 BUMN ini, telah melewati audit aspek kehalalan dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

"Diharapkan sertifikasi itu dapat segera terbit," ujar Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir dalam keterangannya, Kamis (8/9/2022).

Baca juga: Izin Pengunaan Darurat Dirilis Dalam Waktu Dekat, Bio Farma Siap Produksi 20 Juta Vaksin IndoVac

Bio Farma bekerja sama dengan Baylor College of Medicine (BCM) Amerika Serikat yang menyediakan bibit (seed) vaksin telah berhasil mengembangkan vaksin IndoVac dengan platform protein rekombinan sub-unit berbasis ragi (yeast based).

Saat ini IndoVac telah melakukan uji klinis fase 1 dan 2, serta dalam proses uji klinis fase 3 untuk usia 18 tahun ke atas.

menuturkan, penggunaan platform teknologi vaksin IndoVac sangat menguntungkan, karena kompatibel dengan peralatan dan fasilitas yang tersedia di pabrik.

"Platform teknologi protein rekombinan ini juga memiliki benefit lain, yaitu dapat diadaptasi ke varian (strain) baru Covid-19," ungkap dia.

Baca juga: Siap Produksi IndoVac, Milestone Bio Farma untuk Memperkuat Kemandirian Sektor Farmasi Indonesia

Dari hasil uji klinis fase 1 dan 2, IndoVac memiliki kualitas dan keamanan yang baik, efikasi juga tidak kalah dengan vaksin Covid-19 lainnya.

"Untul uji klinis fase 3, kami sedang menyelesaikan laporannya,” ujarnya.

Nama IndoVac Diberikan Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo bersiap melantik Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB),?Abdullah Azwar Anas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/9/2022). Azwar Anas dilantik menjadi Menteri PANRB oleh Presiden Jokowi menggantikan Tjahjo Kumolo yang meninggal dunia akibat sakit beberapa waktu lalu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo bersiap melantik Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB),?Abdullah Azwar Anas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/9/2022). Azwar Anas dilantik menjadi Menteri PANRB oleh Presiden Jokowi menggantikan Tjahjo Kumolo yang meninggal dunia akibat sakit beberapa waktu lalu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Selain itu, Bio Farma telah mendaftarkan nama vaksin IndoVac ke Ditjen Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM pada 29 Juli 2022.

Nama vaksin produksi Bio Farma, IndoVac, diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Saat ini masih dalam tahap pengumuman. Jika tidak ada keberatan dari pihak lainnya, maka proses ke tahap berikutnya sampai keluar sertifikat merek IndoVac sebagai paten Bio Farma dari Kementerian Hukum dan HAM.”

Tahapan pendaftaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dimulai dengan permohonan, kemudian pemeriksaan formalitas. Setelah berbagai dokumen dan persyaratan dinyatakan lengkap, masuk ke tahap pengumumam. Jika tidak ada keberatan dari pihak lainnya, tahap berikutnya adalah pemeriksaan substantif, kemudian didaftarkan dan mendapatkan sertifikat dari Kementerian Hukum dan HAM.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved