Breaking News:
DPR RI

Berita Parlemen

Fadli Zon: Integritas Sebagai Kunci Pemberantasan Korupsi

Ketua BKSAP DPR RI, menekankan pentingnya peran parlemen dalam meningkatkan budaya integritas sebagai faktor kunci pemberantasn korupsi

DPR RI
Fadli Zon 

Penyelenggaraan the 7th Global Conference of Parliamentarians Against Corruption, yang bertepatan dengan peringatan hari anti korupsi sedunia, menandai berakhirnya tanggung jawab Fadli Zon sebagai Presiden GOPAC.

“Sejak saya dilantik sebagai Presiden GOPAC periode 2015-2017, dan terpilih kembali untuk periode 2017-2019, saat ini keanggotaan GOPAC telah hadir di 65 negara yang terbagi ke dalam 5 regional chapter; Arab, Afrika, Amerika Latin, Asia Tenggara, dan Oseania.”

“Selama dua periode tersebut, GOPAC berhasil memberikan kontribusi yang luas pada tiga isu utama; Sustainable Development Goals (SDGs), implementasi UNCAC, dan Open Government.”

“Untuk mendorong implementasi SDGs, misalnya, pada 2016 GOPAC bekerjasama dengan United Nation Development Program (UNDP), Islamic Development Bank (IsDB), dan Westminister Foundation for Democracy (WFD), berkolaborasi menghasilkan “Handbook on the Role of Parliament in achieving the Sustainable Development Goals (SDGs).”

“Buku ini dalam Konferensi Parlemen Global yang diadakan oleh World Bank dan IMF pada April 2017, berhasil dijadikan rujukan seluruh parlemen dunia dalam mengawal implementasi SDGs.”

“Dalam mendukung efektivitas implementasi Konvensi PBB Anti Korupsi (UNCAC), keterlibatan GOPAC dimulai dengan keikutsertaan pada penandatanganan konvensi tersebut di Merida, Meksiko, 2003. Dukungan ini kemudian berlanjut melalui penyelenggaraan Konferensi Global di Arusha, Tanzania pada September 2006, dan keterlibatan GOPAC pada Forum Parliamentarians yang ke-7, dalam rangkaian kegiatan Conference of State Parties (CoSP) for UNCAC di Kantor Pusat PBB, Wina, Austria.”

“Sementara itu untuk isu Open Government, GOPAC bersama Westminister Foundation for Democracy (WFD), berhasil membangun inisiatif bersama untuk mendorong keterbukaan institusi parlemen. Melalui inisiatif ini, GOPAC telah mengembangkan sejumlah instrumen, seperti Handbook of Financial Oversight, Handbook on Improving Democratic Accountability, dan Guidelines to Strengthen Oversight through Parliamentarian Donor Collaboration.”

"Semua capaian tersebut, menandakan kuatnya komitmen GOPAC pada empat tahun terakhir, dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi, baik di tingkat nasional, regional, maupun global."

The 7th Global Conference of Parliamentarians Against Corruption diselenggarakan pada 9-10 Desember 2019 di Qatar. Selain sebagai hub bagi berbagai konferensi internasional, dipilihnya Qatar sebagai tuan rumah penyelenggaraan The 7th GOPAC Global Conference, tak terlepas dari rekam jejak Qatar sebagai negara yang sangat aktif dalam mendorong institusionalisasi pemberantasan korupsi di tingkat global.

Baca: Ketua MPR Dorong Pemerintah Akselerasi Pembangunan SDM

Konferensi ini dihadiri oleh 65 parlemen dunia dan perwakilan dari sejumlah organisasi internasional lainnya seperti Inter Parliamentary Union (IPU), Islamic Development Bank (IDB), dan Westminister Foundation for Democracy (WFD). (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved