Breaking News:
DPR RI

Penerapan Digitalisasi Pacu Ekonomi Digital

Anggota Baleg DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengatakan adanya penerapan digitaliasi di dalam pembahasan DIM RUU Ciptaker, akan memacu ekonomi digital.

DPR RI
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Andreas Eddy Susetyo. 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengatakan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran dalam Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) adalah hal yang penting di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, dengan adanya penerapan digitalisasi di dalam pembahasan DIM RUU Ciptaker, akan memacu ekonomi digital Tanah Air.

“DIM ini adalah gambaran besar Pemerintah terutama dalam pengembangan ekosistem digital ekonomi. Ini akan mendorong kita pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bisa go digital dan go export,” kata Andrea dalam rapat Panja RUU Ciptaker di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/9/2020).

Menurut politisi PDI-Perjuangan itu, salah satu kekuatan bagi UMKM di negara lain bisa masuk go digital dan go export adalah peran logistik.

Post office sangat menentukan. Kita lihat di China, UMKM bisa berkembang karena post office dipersiapkan pemerintahnya, UMKM di China biaya pengiriman murah sekali. Negara harus hadir di sini (penyiapan logistik),” saran Andreas.

Di sisi lain, Anggota Komisi XI DPR RI itu mengingatkan, RUU Ciptaker bertujuan membuka lapangan kerja, potensi UMKM untuk go digital dan go export sangat besar untuk penggemar ekosistem ekonomi digital.

“Ini perlu diperhatikan, kalau perlu diperkuat. UMKM bisa jadi tulang punggung dalam persaingan UMKM go digital dan go export," kata legislator dapil Jawa Timur V itu. (*) 

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved