Minggu, 14 Juni 2026

Putri Thailand Bajrakitiyabha wafat setelah koma lebih dari tiga tahun

Putri Bajrakitiyabha, yang berada dalam keadaan koma selama lebih dari tiga tahun, telah meninggal dunia, demikian diumumkan oleh…

Tayang:
BBC Indonesia
Putri Thailand Bajrakitiyabha wafat setelah koma lebih dari tiga tahun 

Putri Bajrakitiyabha, yang berada dalam keadaan koma selama lebih dari tiga tahun, telah meninggal dunia, demikian diumumkan oleh Kerajaan Thailand. Mendiang berusia 47 tahun.

Sang putri kolaps pada Desember 2022 saat sedang melatih anjing-anjingnya.

Dokternya mengaitkan hal tersebut dengan detak jantung yang sangat tidak teratur, yang disebabkan oleh infeksi mycoplasma di jantungnya.

Selepas kematiannya, keluarga Kerajaan Thailand kehilangan anggota yang paling terlihat pencapaiannya, serta sosok yang mungkin memainkan peran penting dalam suksesi yang masih belum jelas.

Putri Bajrakitiyabha adalah anak sulung dari tujuh anak Raja Vajiralongkorn. Dia lahir pada 7 Desember 1978 dari istri pertama raja sekaligus sepupunya, Putri Soamsawali.

"Tim medis telah memberikan perawatan yang paling maksimal dan intensif, namun kondisinya terus menurun secara progresif," kata pihak istana dalam sebuah pernyataan pada Jumat (12/06) pagi.

Istana Kerajaan menambahkan bahwa sang putri meninggal pada pukul 19:48 waktu setempat, sehari sebelumnya di Rumah Sakit Chulalongkorn.

Mendiang menempuh pendidikan sebagai pengacara, meraih dua gelar pascasarjana dari Cornell University di Amerika Serikat.

Dia sempat bekerja di Perwakilan Thailand untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, sebelum kembali ke Thailand dan bekerja di kantor Kejaksaan Agung di Bangkok dan wilayah lainnya di negara tersebut.

Dari 2012 hingga 2014 ia menjabat sebagai duta besar Thailand untuk Austria, tempat dia membangun hubungan dengan Lembaga Pemberantasan Narkoba dan Kejahatan di bawah naungan PBB (UNODC).

Dia mulai menyuarakan perlunya reformasi pemasyarakatan, dengan fokus khusus pada perempuan rentan yang berakhir di penjara. Sebagai catatan, jumlah narapidana perempuan di Thailand termasuk yang tertinggi di dunia.

Setelah kembali ke Thailand, ia menjadi Duta UNODC untuk Supremasi Hukum di Asia Tenggara, dan terus mendorong reformasi sistem peradilan pidana Thailand. Di negara itu, hukuman berat sering dijatuhkan kepada orang yang terbukti memiliki narkoba dalam jumlah relatif kecil.

Pada 2021 ayahnya mengangkatnya sebagai kepala staf dalam pengawal pribadinya, memberinya pangkat jenderal.

Putri Bajrakitiyabha juga dikenal sebagai penggemar kebugaran yang kerap mengikuti lomba lari jarak jauh.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved