Minggu, 18 Januari 2026

Pascabencana, PLN Operasikan PLTD Krueng Raya 15 MW untuk Perkuat Listrik Banda Aceh

PLN menambah pasokan listrik Banda Aceh sebesar 15 MW dari PLTD Krueng Raya untuk pemulihan pascabencana dan Nataru.

Editor: Content Writer
Dok. PLN
PERKUAT LISTRIK ACEH - PLN mengoperasikan PLTD Krueng Raya 15 MW di Aceh Besar untuk memperkuat pasokan listrik Banda Aceh. 

TRIBUNNEWS.COM — PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PLN Nusa Daya, berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Nusa Daya Krueng Raya berkapasitas 15 megawatt (MW) di Kabupaten Aceh Besar pada Selasa (23/12). Pengoperasian ini dilakukan untuk menambah pasokan listrik ke wilayah Banda Aceh sebagai bagian dari penguatan sistem kelistrikan pascabencana, sekaligus menyambut momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Bulan Ramadan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa beroperasinya PLTD Krueng Raya merupakan langkah strategis PLN dalam memastikan pemulihan kelistrikan di Banda Aceh berjalan tuntas, andal, dan berkelanjutan setelah bencana.

Baca juga: PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan di Aceh, 20 Gardu Induk Sudah Beroperasi

“Kehadiran PLTD ini menjadi bagian dari langkah strategis PLN untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Pascabencana, kami terus bergerak agar kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi dan aktivitas sosial maupun perekonomian dapat kembali berjalan normal,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan, keberhasilan pengoperasian pembangkit ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim PLN di lapangan yang bekerja siang dan malam, serta dukungan berbagai pihak mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam proses pemulihan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang terus bersinergi dengan PLN, sehingga progres recovery bisa berjalan baik. PLN akan terus memastikan sistem kelistrikan tetap aman, andal, dan siap mendukung kebutuhan masyarakat,” imbuh Darmawan.

Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, kelistrikan Banda Aceh kini ditopang oleh beberapa pembangkit dengan total pasokan daya 32 MW.

Listrik tersebut dipasok oleh PLTD Lueng Bata existing milik PLN Nusantara Power berkapasitas 7 MW dan backuppasokan dari PLN Nusa Daya sebesar 25 MW yang terdiri dari 10 MW di PLTD Lueng Bata dan 15 MW di PLTD Krueng Raya.

“Dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, sistem kelistrikan di Banda Aceh kini memiliki cadangan yang lebih kuat, didukung oleh PLTD Lueng Bata existing dan backup dari dua lokasi PLTD dari PLN Nusa Daya, sehingga keandalan layanan dapat lebih terjamin bagi masyarakat,” jelasnya.

Rizal menambahkan, PLN akan kembali menambah pasokan listrik yang menyuplai Banda Aceh dengan pengoperasian PLTD di Ulee Kareng berkapasitas 25 MW. Dengan demikian, total backup daya yang memasok Banda Aceh nantinya sebesar 57 MW.

“Penempatan pembangkit di titik-titik strategis ini diharapkan dapat mengoptimalkan pasokan listrik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terus terlayani dengan baik,” tutup Rizal.

Baca juga: Pemulihan Listrik Aceh Pascabencana Dimulai Sejak Awal untuk Hindari Perpanjang Pemadaman

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved