Ibadah Haji 2019

Kemenag Pastikan Layanan Terhadap Jemaah Haji Khusus Sesuai Kontrak

Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah, Arfi Hatim, melakukan kunjungan ke jemaah haji khusus yang berangkat haji lewat jalur Penyelenggara Ibada

Kemenag Pastikan Layanan Terhadap Jemaah Haji Khusus Sesuai Kontrak
Husein Sanusi/Tribunnews.com
Ibadah haji 2019 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah, Arfi Hatim, melakukan kunjungan ke jemaah haji khusus yang berangkat haji lewat jalur Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

“Sebagai tim pengawas perlu kami sampaikan bahwa kami melakukan visitasi untuk mengetahui apakah kesepakatan atau perjanjian penyelengaraan ibadah haji khusus terpenuhui seluruh kesepakatan perjanjiannya,” kata Arfi Hatim.

Arfi menjelaskan dalam konstrujsi penyelenggaraan haji khusus pemerintah berfungsi sebagai regulator dan pengawas.

“Kegiatan kami dalam rangka memastikan hak-haktersebut, kami juga sudah melakukan dialog engan jemaah apakah ada saran keluhan, komplain dan seterusnya.

Baca: Megawati Sambut Khusus BTP alias Ahok dalam Kongres ke V PDIP: Pak Purnama Apa Kabar?

Baca: Remaja di Pangkalpinang Gorok Leher Korbannya karena Masalah Sepele

Baca: Serangan Jamur pada Tanaman Sayuran dan Pangan Bisa Picu Gagal Panen

Dan semua kami tampung kalau ada keluhan-keluhan juga akan berupaya memberikan solusi solusi melalui pihak penyelenggara haji khusus.

Karena dalam haji khusus ini pelayanan seluruhnya dilakukan oleh pihak dan tugas kami memastikan pelayanan itu diberikan kepada jemaah,” katanya.

Arfi menambahkab berdasarkan pantaun pantauan dan komunikasi dengan jemaah semua sudah sesuai, dan jemaah juga sudah puas dengan apa yg diberikan.

“PIHK memberikan akomodasi dalam bentuk hotel transit. ada beberapa tujuan terkait hal itu, yang adalah agar jemaah lebih fokus ditempatkan di apartemen transit, menjelang puncak wukuf. Disamping juga ini sebagai sarana jemaah untuk menjaga kondisinya, memulihkan kondisinya, terutama bagi jemaah yang baru tiba dari Tanah Air atau yg baru sampai dari Madinah setelah melaksanakan arbain,” katanya.

Penulis: Husein Sanusi
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved